RELATIF.ID, GORONTALO__Komando Distrik Militer (Kodim) 1315 Kabupaten Gorontalo bersama PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Manado laksanakan penanaman jagung dan tomat dalam rangka program ketahanan pangan nasional, Jumat (26/05/2023).

Hal ini dilaksanakan untuk menciptakan suasana swasembada pangan di wilayah Kabupaten Gorontalo, sehingga untuk lahan tidur di wilayah Kodim 1315/KG dimanfaatkan untuk dilakukan penanaman.
Melalui kegiatan ini, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1315/KG, Letkol Arm. Yudhi Ari Irawan, S.Sos. M.Han menyampaikan, jika program ini untuk ketahanan pangan nasional.
“Kita itu melaksanakan program ketahanan pangan nasional karena memang jauh hari di Kodim ini memiliki lahan yang begitu luas yang kurang lebih 3 hektare dan melalui sinergitas dengan PNM didukung”, ujar Dandim 1315/KG saat di wawancarai.

” Nanti selanjutnya ini berlanjut terus dan hasilnya ini untuk masyarakat bukan untuk saya, karena kami itu hanya menyediakan lahan dan membantu masyarakat. Untuk bibit dan pupuk semua dari PNM yang memodali kita nantinya hasil untuk masyarakat”, Lanjutnya.
Dirinya menjelaskan, dalam program ini PNM telah memberikan sepenuhnya pengelolaan pada Kodim, entah dari perawatan maupun hasilnya nanti.
“Untuk semua perawatan sudah diserahkan sepenuhnya ke Kodim jadi tinggal dilaksanakan saja, untuk pupuk tidak menggunakan pupuk kimia tapi pupuk organik mudah-mudahan hasilnya bagus metode ini seperti demplot”, jelas Letkol Arm. Yudhi Ari Irawan.

Sementara itu, Direktur PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Manado, Ika Pradana Wijaya menyampaikan, untuk kegiatan ini merupakan kolaborasi dan sinergitas dalam rangka ketahanan pangan nasional.
“Kolaborasi dan Sinergitas ini dimotori langsung oleh Pak Dandim 1315/KG dalam rangka program ketahanan pangan nasional, sehingga dengan begitu ada motivasi bagi masyarakat sekitar untuk bisa memaafkan lahan pertanian”, Jelasnya.

Lebih lanjut, Ika Pradana Wijaya memaparkan, saat ini yang ditanam tomat dan jagung sehingga berikutnya pihaknya berharap bisa berlanjut untuk komoditi lainnya.
” Ini merupakan program awal kami menanam tomat dan jagung semoga ini berkelanjutan karena program ini berkelanjutan, dan untuk hasil panen ini masyarakat yang dapat sesuai seperti apa arahannya pak Dandim. Mudah-mudahan mereka (masyarakat.red) pandai mengelola sehingga hasilnya bisa beli bibit dan untuk penanaman berikutnya”, Paparnya.(Win/Relatif.id).



