RELATIF.ID, GORONTALO – Danial Hasan, sang ayah korban, mengungkapkan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Buhu, Mohamad Daud Adam.
Danial menyatakan, kejadian ini bermula, ketika dirinya sedang berbincang dengan sang Kades pada 3 April 2025 sekitar pukul 22.00 Wita di kantor desa.
Dimana, Kades, Mohamad Daud Adam menjanjikan Danial bantuan berupaya sapi dan rumah.
Kemudian, percakapan itu rupanya terdengar oleh Dzakarian (korban), yang kemudian mengucapkan ‘janji palsu’ terhadap Kades tersebut.
“Dia bilang, kamu mendapat bantuan sapi dengan rumah. Jadi anak saya ini ba jawab; ayah, jangan cuma janji palsu,” kata Danial pada Jumat (11/4/2025).
Daud yang mendengar ucapan itu, langsung memicu amarahnya dan sontak menyerang korban secara fisik.
“Katanya: siapa itu? Anak saya jawab: saya ayah. Langsung dia pukul,” sambung Danial
Bahkan, sebelum pulang, korban diarahkan oleh ayahnya untuk meminta maaf kepada kepala desa.
Alih-alih meredakan emosi, kepala desa justru kembali melayangkan pukulan kepada Dzakarian.
“Serta sudah masuk ke ruangan kantor desa untuk meminta maaf, dia (kades) ba pukul lagi, di tempeleng di telinga sebelah kiri. Itu di muka pa saya,” terang Danial.
Tak terima dengan perlakuan tersebut, keluarga korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib pada Jumat, 4 April 2025.
Saat ini, kasus dugaan penganiayaan itu sedang dalam penanganan pihak Polsek Telaga.
Penulis: Beju



