RELATIF.ID, GORONTALO – Suasana halaman Mapolres Gorontalo, Sabtu pagi, 7 Juni 2025, berbeda dari biasanya. Aroma tanah basah dan lantunan takbir berpadu dengan suara deru pemotongan hewan kurban.
Di tengah suasana Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah bertepatan dengan 2025 Masehi, keluarga besar Polres Gorontalo melaksanakan penyembelihan 14 hewan kurban.
Kapolres Gorontalo, AKBP Ki Ide Bagus Tri, mengatakan bahwa jumlah hewan kurban yang disembelih terdiri dari 12 ekor sapi dan 2 ekor kambing.
“Satu ekor sapi kami berikan ke Masjid Bambu yang ada di Kecamatan Dungaliyo,” ujar Bagus Tri.
Hewan kurban tersebut, kata dia, merupakan partisipasi dari seluruh anggota dan pejabat utama di lingkungan Mapolres Gorontalo. Penyembelihan dilakukan secara bergilir dan penuh kehati-hatian, disaksikan langsung oleh sejumlah personel dan masyarakat sekitar.
“Nantinya hewan kurban ini akan kami berikan kepada masyarakat yang ada di sekitar polres, dan juga ke Koramil Limboto,” katanya.
Lebih dari sekadar ritual tahunan, menurut Bagus Tri, Idul Adha adalah momen reflektif bagi umat Islam.
“Momentum Idul Adha juga menjadi waktu untuk merenung dan memperbaiki diri. Apakah kita telah cukup ikhlas dalam ibadah, cukup peduli terhadap sesama, dan cukup taat terhadap perintah Allah?” ujarnya.
Selain berkurban, hari raya juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi. Berkumpul bersama keluarga, kerabat, dan tetangga, menurut Bagus Tri, memperkuat ikatan emosional dalam komunitas.
“Insya Allah kita semua masih diberikan umur yang panjang dan nikmat sehat, sehingga kita masih bisa dipertemukan dengan Idul Adha di tahun depan. Dan tentu akan lebih banyak lagi rezeki yang dibukakan oleh Allah, sehingga kita bisa menyembelih hewan kurban lebih banyak lagi,” pungkasnya. (Beju)



