RELATIF.ID, GORONTALO – Sehari sebelum aksi unjuk rasa dilaksanakan. Sofyan Puhi mengatakan bahwa dirinya siap menemui dan menerima semua tuntutan massa aksi.
Bagi dia, menemui massa aksi saat demo, adalah suatu bentuk kewajiban pemerintah.
Keesokan harinya, Senin siyang (1/9/2025), mahasiswa dari berbagai organisasi ekstra kampus menggelar unjuk rasa di gedung DPRD Kabupaten Gorontalo.
Tuntutan yang mereka bawa mulai dari menolak tunjangan DPR hingga mendesak pemerintah mengesahkan RUU Perampasan Aset.
Ditengah penyampaian orasi, massa aksi menyinggung pernyataan salah satu anggota DPR RI dari fraksi Nasdem, Ahmad Syahroni, yang dinilai buruk.
Kebetulan, Sofyan Puhi juga salah satu kader partai tersebut.
Menanggapi hal itu, Sofyan menegaskan, bahwa kedatangannya menemui massa aksi adalah representatif dari pemerintah daerah bukan keterwakilan partai politik.
“Supaya klir ini cirita. Saya hadir disini sebagai Bupati, tidak mewakili partai politik,” kata Sofyan dihadapan massa aksi. (Beju)



