kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
HukumKabupaten Gorontalo

Operasi Zebra Berakhir, Kesadaran Masyarakat Terkait Aturan Berlalulintas Masih Kurang

347
×

Operasi Zebra Berakhir, Kesadaran Masyarakat Terkait Aturan Berlalulintas Masih Kurang

Sebarkan artikel ini

RELATIF.ID, GORONTALO – Tingkat kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan dalam berlalu lintas masih kurang, terbukti dengan masih banyak terjaringnya para pelanggar yang menggunakan kendaraan bermotor saat pelaksanaan Operasi Zebra yang berlangsung di seluruh indonesia, selama 14 hari sejak tanggal 4 sampai dengan 17 September 2023.

Dari data yang di peroleh awak media pada Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gorontalo sebanyak kurang lebih 110 pelanggar yang berhasil terjaring pada pelaksanaan operasi dan terbanyak kedapatan yang tidak menggunakan Helm Standar dan pelanggaran Kasat Mata lainnya seperti Kaca Spion, Knalpot Racing dan beberapa lainnya.

Kapolres Gorontalo AKBP Dadang Wijaya SIK., MM melalui Kasat Lantas Iptu Irawan Kusumo kepada awak media menjelaskan, tujuan dari Pelaksanaan Operasi Zebra itu sendiri adalah, memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya aturan dalam berlalu lintas diterapkan, untuk menjaga keselamatan jiwa bagi pengendara itu sendiri, serta menurunkan angka kematian saat terjadi kecelakaan lalu lintas baik itu Kecelakaan Tunggal, maupun terjadinya tabrakan di jalanan.

“Menang sudah menjadi tugas kami sebagai aparat petugas Lalu Lintas untuk terus mensosialisasikan serta mengingatkan kepada setiap pengendara untuk mematuhi aturan dalam berlalu lintas, demi keselamatan masyarakat itu sendiri saat berkendara di jalanan,” tegasnya.

Lebih lanjut, mantan Kasat Lantas Bone Bolango ini, tidak henti hentinya meminta kepada seluruh masyarakat, agar peraturan dalam berlalu lintas ini dijadikan sebagai bagian penting untuk selalu diingat saat akan berkendara, sehingga bisa terhindar dari kecelakaan maut yang berakibat ass t fatal bagi diri sendiri.

“Jadilah Polisi bagi diri sendiri. Kepada para orang tua untuk senantiasa memperhatikan anak-anaknya apalagi yang masih siswa, karena kebanyakan yang terjadi petugas kepolisian adalah para siswa itu sendiri, karena sering ugal-ugalan saat mengunakan kendaraan dan menggunakan fasilitas kendaraan yang sudah tidak sesuai lagi dengan aturan yang ada,” tegas IPTU Irawan Kusuumo.

Menarik Untuk Anda :  Gelar Rakornis Staf Khusus Se-Sulutgo, Rio Potale : Persiapan Sudah 80 Persen

Pewarta: Dedy Henga

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
IKLAN 357 STUDIO 312