RELATIF.ID, GORONTALO__Sebelumnya mampu membawa dan memimpin Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia (APPERTI) Wilayah Gorontalo dengan baik.
Akhirnya, melalui Musyawarah Wilayah (MUSWIL), Dr. H. Rustam Hs Akili, SE, SH, MH untuk kali kedua kembali dipercaya sebagai Ketua APPERTI) Wilayah Gorontalo periode 2023 – 2027.

Sudah selayaknya Dr. H. Rustam Hs Akili, SE, SH, MH dinobatkan sebagai panglima pendidikan Gorontalo karena sangat memperhatikan dunia pendidikan dan dedikasinya lebih pada pendidikan.
Musyawarah wilayah (muswil) II APPERTI Wilayah Gorontalo yang berlangsung di gedung auditorium Universitas Gorontalo dihadiri langsung ketua umum APERTI pusat Prof. Dr. Mansyur Ramli,.SE,.M.Si dan forum Muswil terdiri atas pimpinan 8 yayasan penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta dan pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Forum menyatakan menyetujui Dr. Rustam Hs Akili sebagai Ketua APPERTI Wilayah Gorontalo. Dengan demikian, Dr. Rustam Hs Akili terpilih secara aklamasi. Sabtu (30/09/2023).
“Dengan ini kami sampaikan terpilih secara aklamasi Dr. Rustam Hs Akili, SE, SH, MH sebagai Ketua APPERTI Wilayah Gorontalo periode 2023-2027,” kata Dr. Azis Rachman selaku pimpinan sidang.
Setelah dinyatakan adanya ketua terpilih APPERTI wilayah Gorontalo, langsung dikukuhkan oleh ketua umum APERTI pusat Prof. Dr. Mansyur Ramli,.SE,.M.Si.

Melalui sambutannya, ketua APPERTI Wilayah Gorontalo, Dr. Rustam Hs Akili, SE, SH, MH menyampaikan, terimakasih pada semua pihak yang telah menyukseskan Muswil II APPERTI Gorontalo.
“Saya terima amanah ini tapi dengan syarat harus terus mendapatkan bimbingan, ini akan menjadi spirit membangun daerah dan negara melalui APPERTI”, Ucap Rustam.
Dosen psikologi anti korupsi ini menegaskan, jika melalui APPERTI Gorontalo akan terus memerangi kebodohan, kezaliman dan korupsi.

” Karena saat ini Gorontalo masih menghadapi masalah kebodohan dan kezaliman olehnya ini yang harus benar-benar diseriusi oleh pengurus APPERTI, namun untuk seluruh pengurus mohon ingatkan saya jika ada hal-hal yang harus dilakukan. Karena sangat dibutuhkan kolaborasi dan sinergitas”, Tegasnya.(Win/Relatif.id).



