kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
BeritaKabupaten Gorontalo

Aksi Kemanusiaan Peduli Palestina digelar di Gorontalo, Seruan Boykot Produk Israel Berkelanjutan

333
×

Aksi Kemanusiaan Peduli Palestina digelar di Gorontalo, Seruan Boykot Produk Israel Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

RELATIF.ID, GORONTALO – Suara solidaritas kembali menggema dari jantung Limboto, Sabtu pagi, 10 Maret 2025. Ratusan warga Gorontalo, mahasiswa, dan aktivis kemanusiaan tumplek di perempatan lampu merah Masjid Agung Baiturrahman. Di bawah terik matahari yang belum sepenuhnya menyengat, mereka berdiri menyuarakan kepedulian untuk Palestina—sebuah negeri yang hingga hari ini masih bergelut dengan luka dan penjajahan.

Aksi yang bertajuk Kemanusiaan Peduli Palestina itu tak sekadar menjadi ruang orasi. Ia menjelma panggung nurani. Di antara suara klakson kendaraan yang sesekali membalas semangat mereka, para relawan membentangkan poster, membagikan selebaran, dan menggalang donasi.

Dinosaur

Hendra Gunawan, Ketua Panitia aksi, menyebut bahwa kegiatan ini merupakan upaya menggugah kesadaran masyarakat akan derita panjang rakyat Gaza.

“Kami ingin menyuarakan solidaritas terhadap genosida yang masih terjadi di Bumi Palestina. Kami juga mengajak masyarakat untuk memboikot produk-produk yang terafiliasi dengan penjajah Israel, serta terus mendoakan dan mendukung perjuangan rakyat Palestina,” kata Hendra kepada wartawan di sela-sela aksi.

Bagi Hendra, gerakan ini bukan hanya agenda musiman yang berakar dari momen. Ini soal tanggung jawab moral dan konstitusional.

“Aksi ini bukan hanya bentuk kepedulian moral, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945, bahwa ‘penjajahan di atas dunia harus dihapuskan’,” tegasnya.

Gerakan yang berlangsung damai itu mendapat sokongan dari berbagai elemen masyarakat. Lembaga sosial, relawan, hingga organisasi kemahasiswaan dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Universitas Gorontalo (UG), dan IAIN Sultan Amai turut ambil bagian. Beberapa nama seperti LMI, RNPB, LDK Karisma, BEM Kesmas, UKM Tilawah, HMJ PBA, FL PBA, PMII Komisariat Dewantara, KAMMI Kabupaten Gorontalo, dan FSLDK Gorontalo tercatat sebagai mitra yang aktif dalam kegiatan.

Menarik Untuk Anda :  Kuasa Hukum ROMANTIS Ajukan Permohonan Sengketa Di MK, Respons Gugatan Hasil Rekapitulasi Suara

“Kami sangat bersyukur bisa ambil bagian dalam aksi kemanusiaan ini. Kegiatan seperti ini akan terus kami galakkan hingga Palestina benar-benar merdeka,” ujar salah satu koordinator mitra aksi.

Aksi berlangsung tertib. Tak ada orasi yang meledak-ledak, tetapi semangat itu menyala di mata para peserta. Masyarakat yang melintas memberikan respons positif: ada yang membunyikan klakson sebagai bentuk dukungan, ada pula yang menyelipkan lembaran uang ke kotak donasi yang disodorkan relawan.

Panitia mencatat bahwa antusiasme publik Gorontalo terhadap isu Palestina tidak pernah surut.

“Jangan pernah lupakan mereka. Setiap hari ada rakyat Palestina yang meninggal, baik karena kekerasan maupun kelaparan. Mereka membutuhkan kita,” ucap Hendra.

Di tengah hiruk-pikuk dunia yang semakin bising oleh informasi, aksi ini menyisipkan satu pesan yang pelan tapi pasti menohok: bahwa nurani tak boleh diam saat ketidakadilan masih merajalela. Palestina belum merdeka. Dan bagi warga Gorontalo, itu cukup menjadi alasan untuk terus bersuara. (Beju)

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
IKLAN 357 STUDIO 312