RELATIF.ID, GORONTALO – Dosen Program Studi Teknologi Informasi Universitas Gorontalo mengikuti workshop “Transformasi Pembelajaran Digital bersama Google for Education.”
Kegiatan yang berlangsung di Palu, Sulawesi Tengah, telah diselenggarakan dengan sukses selama dua hari oleh Google for Education Indonesia, mulai 25 sampai 26 September 2025,
Hal ini dinilai penting bagi Universitas Gorontalo dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi digital ke dalam proses perkuliahan.
Penjabat Rektor Universitas Gorontalo, Dr. Rivai Ali, S.KM., M.Kes., menegaskan bahwa workshop ini merupakan investasi strategis dalam meningkatkan kualitas tenaga pendidik.
“Kami percaya pemanfaatan teknologi digital bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan untuk menghasilkan lulusan yang unggul dan adaptif terhadap tantangan zaman,” ujarnya.
Dukungan penuh juga disampaikan Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Lo Pohalaa (YP-DLP) Gorontalo, Dr. Moh. Rolli Paramata, SE., MM.
Ia mengatakan, yayasan berkomitmen mendorong modernisasi pendidikan sebagai wujud tanggung jawab dalam menyiapkan generasi berdaya saing.
Workshop ini dibuka oleh perwakilan Google for Education Indonesia, Olivia Husli Basrin, yang juga menekankan pentingnya transformasi digital di perguruan tinggi.
Selain itu, perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVI turut memberikan pengantar mengenai pengembangan AI Learning Lab sebagai bentuk penerapan kecerdasan buatan untuk mendukung kualitas pembelajaran.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Universitas Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas dosen, memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, serta menyiapkan mahasiswa agar mampu bersaing di era transformasi digital. (Beju)



