kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
BeritaBone Bolango

Ruwaida Ismet Mile Akui Dekranasda Bone Bolango Masih Bersifat Insidental

108
×

Ruwaida Ismet Mile Akui Dekranasda Bone Bolango Masih Bersifat Insidental

Sebarkan artikel ini
Pertemuan dekranasda di galeri UMKM.

RELATIF.ID, GORONTALO – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bone Bolango, Ruwaida Ismet Mile mengakui, bahwa selama ini aktivitas Dekranasda Bone Bolango masih bersifat insidental.

Sebab, aktivitas Dekranasda biasanya baru berjalan ketika ada undangan atau kunjungan dari pihak lain.

Oleh karena itu, Ruwaida mendorong adanya kegiatan rutin yang dirancang secara mandiri oleh pengurus.

“Selama ini kegiatan kita masih kurang, biasanya baru aktif kalau ada kunjungan atau undangan,” katanya dalam pertemuan dengan Dekranasda Provinsi Gorontalo, pada Jumat kemarin (31/10/2025) di Galeri UMKM Dekranasda Bone Bolango, kawasan Center Point.

Meski begitu, dengan adanya pertemuan tersebut, Ruwaida berhadap, hal ini dapat menjadi semangat baru bagi pengurus.

“Alhamdulillah, kunjungan ini menjadi kehormatan dan semangat baru bagi kami untuk mulai mengadakan rapat rutin,” ucapnya.

Dirinya juga mengusulkan agar setiap dinas yang menjadi bagian dari kepengurusan Dekranasda memiliki pendamping agar kegiatan Dekranasda dapat berjalan tanpa mengganggu tugas dinas terkait.

“Kalau kita hanya bergantung pada dinas-dinas itu, tentu sulit bergerak karena mereka punya agenda sendiri. Maka perlu ada pendampingan supaya kita bisa bikin kegiatan apa saja tanpa mengganggu aktivitas dinas. Karena ibu-ibu ini banyak ide, banyak semangat untuk berkreasi,”katanya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan, memberikan apresiasi atas inisiatif Dekranasda Bone Bolango.

Ia menegaskan pentingnya pembenahan struktur organisasi sesuai aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Masalah yang disampaikan ibu Ketua sangat benar. Memang perlu pembenahan struktur pengurus agar sesuai dengan pedoman pusat, di mana Kepala Dinas Perindag menjadi Ketua Harian,” jelas Nani.

Dalam kunjungannya ke Bone Bolango, Nani juga meninjau sejumlah pelaku usaha kerajinan di lima titik lokasi.

Menarik Untuk Anda :  Tepati Janji, Sofyan Puhi Temui Massa Aksi Sebagai Bupati Bukan Perwakilan Partai Politik

Dari hasil pantauannya, sebagian besar pengrajin fokus pada produksi tas dalam berbagai jenis dan ukuran, mulai dari dompet, tas laptop, hingga tas tangan perempuan dan kerajinan karawo.

“Kami sudah lihat langsung, dan Alhamdulillah usaha tas di sini berkembang baik. Saya minta para pengrajin rutin memproduksi, karena setiap bulan pasti ada tamu yang datang. Jadikan momen kunjungan itu peluang untuk menjual hasil kerajinan lokal,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kesiapan pengrajin dalam menghadapi permintaan pasar yang dinamis, termasuk saat ada kunjungan dari pejabat pusat.

“Sekarang zamannya sudah berubah. Jangan takut produksi banyak. Setiap ada kunjungan Menteri atau Wakil Menteri, kami dari Dekranasda Provinsi selalu membawa hasil kerajinan daerah sebagai oleh-oleh. Jadi pengrajin harus siap dengan produk-produk terbaiknya,” pungkasnya. (Beju)

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
IKLAN 357 STUDIO 312