RELATIF.ID, BONE BOLANGO – Dukungan kepada kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional ke-31 di Semarang, Jawa Tengah, diberikan langsung Wakil Bupati (Wabup) Bone Bolango, Risman Tolingguhu.
Risman hadir di Semarang untuk memberikan dukungan moril kepada para peserta, khususnya putra-putri daerah asal Bone Bolango yang mewakili Kabupaten Bone Bolango dan Provinsi Gorontalo dalam ajang MTQ tingkat nasional tersebut.
Pada hari pertama kunjungannya, Risman bersama rombongan disambut Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Gorontalo di Aula Hotel Normans, yang menjadi sekretariat kafilah Provinsi Gorontalo.
Dalam kunjungan itu, Risman didampingi Asisten II Sekretariat Daerah Bone Bolango, Ketua dan Sekretaris LPTQ Bone Bolango, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta Ketua BAZNAS Bone Bolango.
Di hadapan para kafilah dan pengurus LPTQ, Risman menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan pembinaan yang telah dilakukan LPTQ, baik di tingkat Kabupaten Bone Bolango maupun Provinsi Gorontalo.
Menurutnya, proses pembinaan tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam mempersiapkan para peserta menghadapi kompetisi MTQ tingkat nasional.
Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah, Risman juga menyerahkan uang saku kepada para peserta. Dalam kesempatan tersebut, ia secara spontan turut menambahkan uang saku bagi kafilah.
Memasuki hari ketiga, Selasa (15/9/2026), Risman bersama rombongan kembali hadir untuk memberikan dukungan secara langsung. Kali ini, mereka menyaksikan cabang Fahmil Quran di Auditorium UIN Walisongo Semarang.
Cabang Fahmil Quran menjadi salah satu cabang yang diandalkan Provinsi Gorontalo, termasuk peserta asal Kabupaten Bone Bolango, dalam setiap pelaksanaan MTQ Nasional.
Risman berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kondisi fisik dan mental selama mengikuti rangkaian MTQ di Semarang.
“Kesehatan adalah yang utama. Teruslah berlatih dengan tekun, jaga stamina, dan berikan penampilan yang terbaik. Mari kita bersama-sama berjuang untuk mengharumkan Bone Bolango dan nama Gorontalo di kancah nasional,” pesan Risman. (Beju)



