kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
BeritaEkonomKabupaten Gorontalo

Bupati Sofyan Puhi Dorong UMKM Keripik Pisang Tilihuwa Tembus Ritel Modern

36
×

Bupati Sofyan Puhi Dorong UMKM Keripik Pisang Tilihuwa Tembus Ritel Modern

Sebarkan artikel ini
Bupati Sofyan Puhi menghadiri sekaligus menyerahkan bantuan pada Launching Produk UMKM di Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto (foto. Diskominfo).

RELATIF.ID, Kabupaten Gorontalo – UMKM keripik pisang telah lama menjadi salah satu produk yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Gorontalo agar mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk jaringan ritel modern.

Pada Launching Produk UMKM di Kelurahan Tilihuwa, Selasa (15/9/2026), Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi menyampaikan, keripik pisang Tilihuwa sudah dikenal luas masyarakat sejak lama.

Dinosaur

Olehnya, pengembangan produk itu perlu dilakukan agar tidak hanya mengandalkan pemasaran secara konvensional, tetapi memiliki daya saing dan standar produk yang lebih baik.

“Dari dulu kalau ditanya keripik pisang itu dari mana, jawabannya Tilihuwa. Nah, sekarang bagaimana produk ini kita dorong agar naik kelas,” kata Sofyan.

Ia mengapresiasi pendampingan yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gorontalo terhadap para pelaku UMKM. Pendampingan tersebut mencakup pembenahan kemasan, pengurusan izin usaha hingga pemenuhan label halal.

Setelah aspek dasar produk dibenahi, Sofyan mendorong keripik pisang Tilihuwa mengikuti proses kurasi agar memiliki peluang masuk ke jaringan ritel modern seperti Alfamart, Indomaret dan Alfamidi.

Untuk mendukung peningkatan kualitas produksi, ia meminta rumah produksi yang tersedia di Tilihuwa dimanfaatkan secara optimal. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang proses pengolahan yang lebih higienis sekaligus mendukung pemenuhan standar sertifikasi halal.

“Jangan hanya diproduksi di rumah-rumah. Manfaatkan rumah produksi agar prosesnya lebih steril dan produk kita semakin kuat,” katanya.

Senada dengan itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Gorontalo Sukri Moonti mengatakan, pendampingan UMKM tersebut menyasar sekitar 50 pengrajin keripik pisang di Tilihuwa.

Pendampingan dilakukan mulai dari pengurusan izin usaha, label halal, pembenahan kemasan hingga pemasaran produk.

“BAZNAS mengupayakan mulai dari produk, kemasan, label halal dan izin produksinya. Insya Allah setelah ini kita dorong agar produk mereka bisa masuk pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Menarik Untuk Anda :  Pandangan Akademisi Hukum Tata Negara UNIGO Terkait Pengibaran Bendera 'One Piece' di HUT RI ke 80

Selain pendampingan UMKM, BAZNAS Kabupaten Gorontalo juga menyalurkan bantuan untuk pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, kebencanaan dan kebutuhan dasar kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut, Sofyan turut mengingatkan pentingnya pembaruan data penerima bantuan berbasis desil melalui Dinas Sosial serta operator desa dan kelurahan.

Menurutnya, pembaruan data diperlukan agar bantuan pemerintah dapat lebih tepat sasaran dan diterima masyarakat yang benar-benar berhak.

Ia juga mendorong pelaku UMKM dan pekerja informal memperoleh perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang relatif terjangkau.

Pada rangkaian kegiatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) periode Juli, Agustus dan September 2026.

Setiap keluarga penerima mendapatkan 30 kilogram beras medium untuk kebutuhan tiga bulan.

“Alhamdulillah tahun ini Kabupaten Gorontalo mendapat tambahan 20 ribu penerima, sehingga total penerima cadangan pangan mencapai sekitar 68 ribu keluarga,” jelas Sofyan.

Bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Sementara penguatan UMKM di Tilihuwa diarahkan untuk membuka peluang pendapatan yang lebih mandiri dan berkelanjutan bagi masyarakat. (Beju)

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow