kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
BeritaBone Bolango

Pendamping PKH-BPNT Jadi Agen Perlinsos, IKD Diperkuat di Bone Bolango

32
×

Pendamping PKH-BPNT Jadi Agen Perlinsos, IKD Diperkuat di Bone Bolango

Sebarkan artikel ini
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bone Bolango turun langsung melaksanakan kegiatan registrasi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam Identitas Kependudukan Digital (IKD) (foto. Indra/Diskominfo).

RELATIF.ID, BONE BOLANGO – Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Bone Bolango, mulai dibekali Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Langkah ini diambil untuk mendukung tugas mereka sebagai agen yang berhubungan langsung dengan masyarakat penerima manfaat layanan perlindungan sosial.

Dinosaur

Pembekalan dilakukan melalui registrasi dan aktivasi IKD bagi seluruh pendamping PKH dan BPNT se-Kabupaten Bone Bolango di Kantor Sekretariat PKH Kabupaten Bone Bolango, Selasa (22/9/2026).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bone Bolango Oktavianus SW Rahman mengatakan, layanan tersebut dilaksanakan atas permohonan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos PPPA PPKB).

Permohonan ini kemudian ditindaklanjuti oleh Dukcapil dengan menurunkan tim langsung ke lokasi untuk melakukan registrasi IKD.

Oktavianus menjelaskan, kepemilikan dan aktivasi IKD menjadi bagian penting dalam mendukung tugas pendamping PKH dan BPNT, terutama dalam mengakses layanan perlindungan sosial digital.

“Pendamping PKH kini menjadi Agen Perlinsos yang berhubungan langsung dengan masyarakat penerima manfaat. Karena itu mereka wajib memiliki dan mengaktifkan IKD agar layanan Perlinsos Digital dapat diakses dengan mudah dan tepat sasaran,” ujarnya.

Registrasi yang disebut dengan pola pelayanan jemput bola ini, Tim Dukcapil dikoordinasikan dengan Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan, Yenny Nalole, untuk mendampingi peserta mulai dari proses registrasi hingga pemasangan aplikasi IKD pada telepon seluler masing-masing.

Dengan pola itu, para pendamping tidak perlu meninggalkan lokasi tugas untuk datang ke kantor Dukcapil. Karena, seluruh proses registrasi dan pemasangan aplikasi ditangani langsung oleh petugas di lokasi.

Salah satu pendamping PKH, Moh. Cian Palada, mengapresiasi layanan tersebut karena proses registrasi berlangsung cepat dan didampingi langsung oleh petugas Dukcapil.

Menarik Untuk Anda :  Polisi Tangkap 11 Demonstran Pasca Demo Tolak Tunjangan DPR

“Prosesnya cepat dan dibantu langsung oleh tim Dukcapil, jadi kami tidak perlu datang ke kantor. IKD sudah terpasang di HP dan siap dipakai untuk mendampingi masyarakat,” tuturnya.

Lebih jelasnya, IKD merupakan bentuk digital dari KTP yang dapat diakses melalui aplikasi pada telepon seluler. Data kependudukan pemiliknya tersimpan dan terverifikasi secara digital sehingga dapat digunakan untuk mendukung akses terhadap berbagai layanan publik.

Para pendamping juga diharapkan menjadi penggerak di wilayah masing-masing dengan mengenalkan manfaat identitas digital kepada masyarakat, terutama penerima manfaat yang mereka dampingi.

Dengan keterlibatan pendamping, pemanfaatan IKD diharapkan tidak hanya berhenti pada proses registrasi, tetapi dapat semakin dikenal dan digunakan masyarakat dalam mengakses layanan publik secara digital.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan identitas digital di Bone Bolango melalui aparatur dan tenaga pendamping yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. (Beju)

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow