Provinsi Gorontalo

Pemprov Dorong Investasi Berdampak Nyata, 15 Calon Ahli K3 Lokal Bone Bolango Difasilitasi Ke Gorontalo Minerals

4
×

Pemprov Dorong Investasi Berdampak Nyata, 15 Calon Ahli K3 Lokal Bone Bolango Difasilitasi Ke Gorontalo Minerals

Sebarkan artikel ini

Memperkuat Kesempatan Kerja Putra Daerah melalui Sinergi Pemerintah dan Dunia Industri

RELATIF.ID, BONE BOLANG__Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mendorong agar pertumbuhan investasi di sektor pertambangan berjalan seiring dengan peningkatan kesempatan kerja dan pengembangan sumber daya manusia lokal.

Melalui Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pembinaan Norma Kerja dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT Gorontalo Minerals, Jumat (6/11/2026).

 

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum fasilitasi pengenalan 15 calon Ahli K3 Umum berlisensi Kemnaker asal Kabupaten Bone Bolango kepada pihak perusahaan.

 

Rombongan diterima oleh Rio Ananda, Enviro, Compliance & Reporting Supervisor, selaku Pejabat Sementara (Pjs.) Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Gorontalo Minerals, bersama tim Health, Safety & Environment (HSE).

 

Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan memberikan respons positif dan menyampaikan kesiapan untuk memprioritaskan tenaga Ahli K3 Umum asal Bone Bolango sesuai kebutuhan, kualifikasi, dan persyaratan perusahaan.

 

Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo melalui Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo, M. Yodi Panto Biludi, menyampaikan bahwa pengembangan tenaga kerja lokal menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam memastikan investasi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat daerah.

 

Menurutnya, kesempatan kerja bagi putra-putri daerah merupakan aspek penting yang harus diperhatikan dalam pengembangan investasi pertambangan di Gorontalo.

 

“Pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat lokal memiliki kesempatan untuk mengambil bagian dalam pertumbuhan investasi di daerahnya sendiri. Karena itu, kami tidak hanya melakukan pembinaan norma ketenagakerjaan dan K3, tetapi juga berupaya menjembatani tenaga kerja lokal yang telah memiliki kompetensi dengan kebutuhan perusahaan,” ujar Yodi.

 

Ia menegaskan bahwa tenaga kerja lokal harus dipersiapkan dengan kompetensi yang sesuai standar industri sehingga mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan dunia kerja.

Menarik Untuk Anda :  Anggota DPD-RI, Abdurrahman Abubakar Bahmid Bersama DPD PKS Kabupaten Gorontalo Serap Aspirasi Masyarakat

 

“Jangan sampai perusahaan membutuhkan tenaga K3, sementara putra-putri daerah yang telah dibekali kompetensi justru tidak mendapatkan kesempatan. Kompetensi jangan hanya berhenti di sertifikat, tetapi harus menjadi pintu masuk menuju dunia kerja.”tegas Yodi.

 

Yodi mengapresiasi respons positif PT Gorontalo Minerals dan berharap kesiapan memprioritaskan tenaga K3 lokal tersebut dapat ditindaklanjuti melalui proses rekrutmen sesuai kebutuhan perusahaan.

 

Ia juga mengatakan bahwa pemerintah akan terus mendorong kolaborasi dengan dunia usaha dan industri agar investasi tidak hanya memberikan kontribusi terhadap kegiatan ekonomi, tetapi juga membuka ruang pengembangan karier dan peningkatan kesejahteraan tenaga kerja lokal.

 

Investasi tumbuh, kesempatan kerja terbuka, dan kompetensi putra-putri daerah mendapatkan ruang untuk berkembang.

Pemerintah hadir menjembatani, perusahaan membuka kesempatan, dan tenaga kerja lokal membuktikan kompetensinya.(Rdx).