RELATIF.ID, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mematangkan berbagai program strategis untuk percepatan pembangunan daerah tahun 2026.
Hal ini disampaikan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, usai memimpin rapat pimpinan (Rapim) bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Gorontalo, di Kantor Bupati pada Senin (20/10/2025) kemarin.
Dalam penjelasannya, Bupati Sofyan mengungkapkan bahwa pembahasan dalam rapat tersebut mencakup sejumlah agenda penting pemerintah daerah.
“Membahas program percepat pembangunan kabupaten Gorontalo,” ujar Sofyan.
Selain itu, kata Sofyan, rapat juga menyoroti pembahasan RAPBD 2026, serta pelaksanaan berbagai kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Pelaksanaan kegiatan-kegiatan prioritas, Peransaka Nasional, kemudian kedatangan pak UAS hari Jumat, kemudian kegiatan-kegiatan lainnya,” ungkapnya.
“Itu kegiatan yang kita bahas dalam rapat, bagaimana pembangunan Kabupaten Gorontalo 2026 dapat kita tindaklanjuti,” sambung Bupati.
Dalam rapat tersebut, Sofyan juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penganggaran yang lebih terarah.
“Ada beberapa anggaran yang kita fokuskan untuk UMKM, sehingga beberapa OPD yang kami distribusi anggaran khusus untuk UMKM,” jelasnya.
“OPD-OPD yang programnya tidak beririsan dengan UMKM itu kita nol kan, dan yang beririsan langsung dengan UMKM itu kami dorong agar 2026 ini kelihatan program UMKM,” tegas Sofyan.
Selain mengandalkan sumber anggaran dari APBD, Pemkab Gorontalo juga menjalin kerja sama dengan pihak perbankan, termasuk Bank SulutGo (BSG), untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat.
“Selain anggaran yang mengunakan APBD, kami juga berkerjasama dengan perbankan, seperti BSG agar program ST12-U, sapi ternak 12 kelompok Gorontalo, kemudian program perempuan hebat pendampingan terhadap UMKM yang dikelola oleh perempuan dan didampingi oleh BSG, itu dipastikan masuk ke seluruh desa,” pungkasnya. (Beju)



