RELATIF.ID, KABUPATEN GORONTALO – Dari total 4.367 guru dan tenaga kependidikan (GTK) di Kabupaten Gorontalo, hanya 38 GTK meraih penghargaan dalam Apresiasi GTK Transformatif tahun 2026.
Penghargaan yang diraih itu, berawal dari proses seleksi yang dikuti oleh 237 peserta dalam 13 kategori yang dipertandingkan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Jurni Biahimo menjelaskan, proses seleksi itu dilakukan melalui beberapa tahapan.
Proses tersebut diketahui mencakup sosialisasi, seleksi administrasi dan substansi, presentasi, bimbingan teknis, hingga penilaian akhir.
Jurni juga mengatakan, bahwa apresiasi GTK Transformatif ink dirancang untuk mendorong guru dan tenaga kependidikan terus berinovasi. Peran pendidik, menurutnya, tidak hanya menjalankan kurikulum, tetapi juga mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Sementara itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, dalam puncak Apresiasi GTK Transformatif Tingkat Kabupaten Gorontalo 2026 di Ballroom ASTON Gorontalo, pada Rabu (14/10/2026), ia menuturkan, penghargaan yang diberikan kepada guru dan tenaga kependidikan itu, sebagai bagian dari pengakuan atas prestasi yang mereka raih.
Tidak hanya itu, Bupati juga berharap, apresiasi ini bisa berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
Menurut Sofyan, dedikasi guru, termasuk mereka yang bertugas di wilayah pelosok, patut mendapat perhatian.
Apalagi di tengah keterbatasan, para pendidik terus mengembangkan media pembelajaran dan mendampingi peserta didik agar memperoleh layanan pendidikan yang layak.
Olehnya, para penerima penghargaan diharapkan, dapat membagikan pengalaman dan praktik baik kepada guru lainnya.
Dengan begitu, capaian dalam ajang apresiasi tersebut bisa menjadi pemicu perubahan cara mengajar sekaligus meningkatkan semangat belajar peserta didik di Kabupaten Gorontalo. (Beju)


