RELATIF.ID, GORONTALO – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Gorontalo melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap puluhan peserta Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA), di Kantor Kelurahan Dutulanaa, Kecamatan Limboto, Jumat (3/10/2025).
Pemeriksaan ini diinisiasi oleh Rayon Anatomi Kesehatan Masyarakat sebagai langkah antisipasi untuk memastikan kondisi kesehatan para peserta sebelum kegiatan pengkaderan dimulai.
“Ini langkah antisipasi yang kami lakukan agar peserta yang ikut pengkaderan PMII dalam kondisi sehat dan mampu menjalani pengkaderan selama 3 hari ke depan,” jelas Abdul Kadir, Ketua Rayon Anatomi Kesehatan Masyarakat.
Ia menegaskan, jika ada peserta yang terindikasi dalam kondisi kurang baik, pihaknya tidak segan memulangkan peserta tersebut.
“Kalau memang kondisinya tidak baik, kami pulangkan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PMII Kabupaten Gorontalo, Sumarti Puspa Sari Mokoginta, yang turut hadir di lokasi, menyampaikan apresiasi atas langkah antisipasi yang dilakukan oleh Rayon Anatomi Kesehatan Masyarakat dalam proses pengkaderan itu.
Ia menilai, pemeriksaan kesehatan menjadi bukti bahwa pengkaderan di PMII aman dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Ini tentu langkah yang tepat karena pengkaderan selama 3 hari membutuhkan kondisi kesehatan yang memadai. Kami tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak sesuai kehendak saat pengkaderan. Kalau ada pemeriksaan kesehatan akan terasa lebih tenang,” ungkap Sari.
Lebih lanjut, ia berharap PMII selalu menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri di organisasi.
Bahkan, Ketua PMII Kabupaten Gorontalo itu juga menyampaikan kepada para orang tua agar tidak perlu khawatir. Karena, pihaknya akan selalu menjaga keselamatan peserta mulai dari awal hingga akhir kegiatan dengan sebaik-baiknya. (Beju)



