RELATIF.ID, GORONTALO__Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) berkolaborasi dengan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Gorontalo gelar kegiatan Pendidikan Politik yang mengambil tema ‘Politik Sebagai Ruang Dialektika Orang Muda’ yang dilaksanakan disalah satu warung kopi di Kabupaten Gorontalo. Senin Malam (13/11/2023).
Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Pemerintah Daerah Provinsi, Kesbangpol Provinsi Gorontalo, Bawaslu dan KPU Provinsi Gorontalo.
Ketua Umum PC PMII Windi Olivia Dawa dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini digelar untuk menopang anak muda dalam mengahadapi pemilu 2024.
“Karena kita ketahui bersama bahwa Pemilih paling banyak pada pemilu di Provinsi Gorontalo khusunya Kabupaten Gorontalo adalah anak muda, makanya sangat penting dan begitu penting bagi kami untuk melaksanakan kegiatan ini guna mempersiapkan amunisi dalam mensukseskan pemilu tahun 2024 mendatang”. Ucap Windi
“Sehingga Nya melalui forum pendidikan politik yang harusnya dilaksanakan secara bertahap dan dengan judul-judul yang berkelanjutan kami dalam kelompok anak muda siap mengambil langkah terdepan untuk bergerak”. Lanjutnya.
Selain itu dirinya juga mengatakan, bahwa kalau satu tema forum dialog sudah dibawa ke warung kopi urgensinya sudah setara nikmatnya dengan secangkir kopi.
“Malam ini kita membawa konsep berbeda, kita bawa forum dialog ke warung kopi agar pembahasan yang dihasilkan tidak kaku sebab psikologi tempat juga bisa menjadi pembantu lahirnya gagasan yg lebih ideal dan tentu tidak melewati urgensinya”.Katanya.
Terakhir dirinya berharap, forum ini bisa menghasilkan diskusi-diskusi yang baik yang bisa diformulasikan untuk penentu terbaik posisi anak muda di 2024 nanti.
“Karena forum ini peserta utamanya adalah anak muda, PMII dan Pemuda Muhammadiyah juga Ansor Kabupaten Gorontalo yang menjadi pemerhati politik, Saya yakin diskusi anak muda ada rasa khas tersendiri”. Harap Windi.
Disamping itu, Fahmi Fahreza Musa sebagai Analisis Kebijakan Ahli Muda di Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Gorontalo menjelaskan, bahwa Pendidikan politik ini adalah kegiatan rutin Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Gorontalo.
“Jadi kegiatan ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Pemilu bahwa untuk mensukseskan pemilu itu tidak hanya tugasnya penyelenggara, namun disitu juga ada upaya pemerintah dalam hal ini kegiatan tersebut berhubungan dengan upaya mensukseskan dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu 2024 nanti”. Jelas Fahmi
Kemudian dirinya juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut adalah upaya mitigasi terhadap hal-hal yang menyangkut tentang pelanggaran-pelanggaran pemilu
“Jadi kegiatan ini juga bagian dari upaya mitigasi terhadap hal-hal yang dikhawatirkan terutama isu-isu terkait mony politik, kemudian juga politik identitas, sehingga ini menjadi upaya pemerintah untuk mengantisipasi hal-hal tersebut”. Katanya
Pewarta : Fajrin Bilontala



