RELATIF.ID, GORONTALO – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo pada Minggu, (13/4/2025), menyebabkan tanggul di Desa Totopo, jebol.
Air meluap dari Sungai Paguyaman dan masuk ke permukiman warga yang letaknya tak jauh dari aliran sungai tersebut, mengakibatkan 23 rumah terendam banjir.
Warga yang panik melihat luapan air langsung mengemas barang-barang. Mereka khawatir hujan susulan akan memperparah kondisi banjir.
“Tanggul itu jebol waktu banjir besar tahun 2022. Sampai sekarang belum juga diperbaiki,” ujar salah seorang warga Totopo yang enggan disebut namanya.
Menurut penuturan warga, proposal demi proposal telah diajukan ke Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk perbaikan tanggul. Namun hingga kini, tak satu pun berbuah tindakan nyata.
“Sudah kami kasih beberapa kali proposal. Tapi tidak pernah ditindaklanjuti,” katanya.
Saat berita ini terbitkan, hujan masih tetap turun meski hanya gerimis. Namun, bayang-bayang banjir besar seperti tahun-tahun sebelumnya, yang bahkan menenggelamkan rumah hingga ke bagian atap, masih membekas kuat dalam ingatan warga. (Beju)



