RELATIF.ID, GORONTALO_ Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Gorontalo tidak membuka penjaringan Pendaftaran Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada 2024.
Ketua Bapilu DPC Partai Gerindra Kabupaten Gorontalo, Welly Hasan menjelaskan, terkait tidak dibukanya penjaringan Pendaftaran tersebut. Sebab, pihaknya telah memiliki opsi lain melalui jalur komunikasi dan koordinasi langsung secara personal kepada bakal calon potensial dengan tim penjaringan.
Menurutnya, langka ini dinilai lebih, efektif, praktis, serta strategis. Dan kesepakatan ini juga, kata Welly, sesuai dari arahan Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo, dan juga hasil diskusi bersama Pimpinan DPD tersebut.
“minggu kemarin, kami mendapatkan arahan dari Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Gorontalo, Pak Elnino Mohi, untuk di evaluasi lagi langkah-langkah yang akan kita ambil ke depan, dan hasil dari diskusi bersama Ketua DPD diputuskan untuk tidak melakukan penjaringan Kepala Daerah,” ujar Welly Hasan, saat diwawancarai awak media, di Kantor DPC Partai Gerindra, Kabupaten Gorontalo, Kamis (09/05/2034).
Selanjutnya, ia mengungkapkan, tim penjaringan akan dibentuk oleh Ketua DPC untuk ditugaskan dalam menjalankan proses komunikasi, survei lapangan, serta membangun kesamaan visi-misi partai dengan para bakal calon potensial.
“Penjaringan lewat pendaftaran, kan, ujungnya akan ada 1 nama yang akan dikeluarkan dari DPP. Sebab itu, langkah untuk membangun komunikasi langsung kepada bakal calon dipandang lebih praktis,” tuturnya
Pewarta: Beju



