RELATIF.ID – Sebagai upaya untuk lebih meningkatkan tingkat pelayanan dan penyidikan terhadap berbagai macam kasus yang timbul dan sedang ditangani oleh Kepolisian, diharapkan kepada seluruh personil untuk dapat meningkatkan wawasan pendidikan melalui perkuliahan, karena ini dinilai sangat penting bagi personil Kepolisian itu sendiri.
Hal ini sebagaimana disampaikan Kapolres Gorontalo AKBP Dadang Wijaya SIK.MM saat diwawancarai usai sosialisasi yang dilaksanakan oleh Universitas Bina Mandiri (UBM) pada Kamis (13/07) dihalaman belakang Mapolres Gorontalo dimana menurutnya ini, ini memang tidak diwajibkan, tapi hanya sekedar disarankan guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya dilingkup, Kepolisian Itu sendiri.
“Ya mengingat tugas Polri yang begitu banyak, saya sampaikan bahwa imi tidak wajib untuk diikuti, namun sekedar saran saja agar wawasan kita bertambah. Sebab di era yang sudah sangat maki dan moderen ini, kualitas dari setiap personil itu sangat penting dalam menunjang tugas yang sedang kita emban saat ini, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucap mantan Kapolres Boalemo ini.
Lebih lanjut Sadang Wijaya berharap kepada pihak Universitas, karena tugas Kepolisian yang begitu banyak, diharapkan untuk memberikan kelonggaran bagi personil kepolisian, khususnya untuk ikut dalam perkuliahan, jika nantinya ada anggota yang masuk di UBM itu sendiri, dalam rangka menambah wawasan dan ilmu.
“Kepada para anggota sendiri, ilmu itu sangat penting. Khususnya dalam menghadapi perkembangan jaman yang sudah sangat maju saat ini Tapi juga mengesampingkan tugas pokok kita sebagai anggota kepolisian yang memiliki tugas utama sebagai Pelindung, Pelayan dan Pengayom bagi masyarakat,” Tandasnya.
Sementara itu itu Prof Dr Arifin Tahir MSI menambahkan, untuk anggota kepolisian yang akan mendaftar untuk mengambil gelar S2 akan diberikan kelonggaran waktu untuk mengikuti kuliah setiap hari sabtu atau seminggu sekali, mengingat kinerja dan tugas Polri dalam melayani masyarakat cukup banyak.
Lanjut menurutnya, untuk masalah biaya kuliah, itu dipastikan terjangkau, karena hingga para personil kepolisian yang akan ikut dalam perkuliahan dalam mengejar gelar S2, diperkirakan hanya akan menghabiskan dana sebesar kurang lebih 30 juta dan akan berlangsung selama 4 sekedar yakni 2 tahun.
“Hanya 2 tahun jika mereka benar ingin meraih gelar S2. Kita juga sudah memberikan beberapa kelonggaran untuk anggota Porli, sehingga mereka bisa menimba ilmu dan menambah wawasan yang mereka miliki saat ini, sehingga mereka akan lebih cerdas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.
Pewarta Dhedy Henga



