RELATIF.ID, GORONTALO__Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo gelar Penyerahan Berita Acara Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Pada Pemilihan Umum 2024.
Kegiatan ini dihadiri para pimpinan partai dan perwakilan partai politik serta Bawaslu Kabupaten Gorontalo serta unsur keamanan. Jum’at (03/10/2023).

Berkaitan dengan kegiatan ini Divisi Teknis Penyelenggaraan Hadijah Hamzah menyampaikan, bahwa melalui rapat pleno tertutup telah menetapkan 447 calon tetap anggota DPRD Kabupaten Gorontalo yang terdiri dari 275 calon laki-laki dan 172 calon perempuan.
“Adapun jumlah per partainya untuk PKB jumlah calon laki-laki 24 dan jumlah perempuan 16 total 20 calon, Partai Gerindra 28 calon laki-laki dan 11 calon perempuan total 39 calon, untuk PDIP laki-laki 24 calon dan perempuan 16 calon total 40, Golkar laki-laki 27 calon perempuan 13 calon totalnya 40, partai Nasdem laki-laki 24 calon perempuan 16 calon total 40, untuk Partai Gelora laki-laki 12 calon perempuan 6 calon totalnya 18 calon, untuk partai PKS 23 calon laki-laki 17 calon perempuan totalnya 40 calon, untuk partai Hanura 10 calon laki-laki 4 calon perempuan totalnya 14 calon, Partai Amanat Nasional 26 calon laki-laki 14 calon perempuan totalnya 40 calon, untuk PBB 9 calon laki-laki 7 calon perempuan totalnya 16 calon, untuk partai Demokrat 24 calon laki-laki 16 calon perempuan totalnya 40 calon, untuk partai PSI 2 calon laki-laki 1 calon perempuan totalnya 3 calon, Partai Perindo 20 calon laki-laki 17 calon perempuan total 37 calon, partai PPP 22 calon laki-laki 18 calon perempuan total 40 calon”. Jelas Hadijah.
Lebih lanjut Hadijah memaparkan, jika keterwakilan perempuan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 24P/Hum/2023 yang disampaikan melalui surat KPU untuk memperhatikan partai politik keterwakilan perempuan.
“Untuk partai PKB presentase keterwakilan perempuan 40%, partai Gerindra 28,21%, Partai PDI Perjuangan 40%, Golkar 32,5%, Nasdem 40%, Gelora 33,33%, PKS 42,5%, Hanura 28,57%, PAN 35%, PBB 43,75%, Demokrat 40%, PSI 33,33%, Perindo 45,95%, dan PPP 45%”.Paparnya.
Kemudian dirinya menjelaskan, bahwa ada proses pencermatan rancangan DCT dari tanggal 24 September sampai 3 November 2023 beberapa partai politik mengajukan bakal calon baru.
“Adapun partai politik yang mengajukan calon baru diantaranya Partai PDIP ada 3 calon baru diajukan 2 perempuan dan 1 laki-laki, kemudian PKS ada 5 bakal calon baru disampaikan 3 diantaranya laki-laki dan 2 perempuan, kemudian Demokrat ada 5 bakal calon baru 1 laki-laki dan 4 perempuan, kemudian Perindo ada 4 bakal calon yang diajukan 2 laki-laki dan 2 lainnya adalah perempuan, kemudian PPP mengajukan 4 bakal calon baru yang keempat-empatnya berjenis kelamin perempuan. Jadi pada proses pencermatan rancangan DCT kemaren berjumlah calon baru yang diajukan ini ada 21 calon”. Jelasnya.
“Kemudian dari jumlah DCS yang kami umumkan kemaren ada 448 bakal calon di DCT, kemudian menjadi 447 calon karena ada salah satu partai politik yang kemudian menghapus salah satu calonnya”. Sambungnya.
“Untuk Kabupaten Gorontalo sendiri ada beberapa Partai yang sudah memenuhi 30% berdasarkan putusan MA tersebut diantaranya partai yang memenuhi 30% kami sampaikan ada partai PKB, PPP, Nasdem, Demokrat, PDIP, PKS, dan PSI serta beberapa partai lainnya masi ada beberapa Dapil yang memenuhi syarat berdasarkan Putusan MA”. Lanjut Hadijah
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Alexander Kaaba menegaskan, berdasarkan himbauan Bawaslu dari tanggal 4 sampai 27 November 2023 calon yang sudah memasang APK yang tidak sesuai ketentuan akan dilakukan ketertiban secara mandiri.
“Ketika kami melakukan ketertiban, kami memeriksa konten atau isi dari baliho tersebut ketika tidak memenuhi unsur yang tidak tertuang dalam himbauan itu seperti tanda coblos atau ajakan ataupun muatan berisi unsur kampanye seperti citra diri, nomor urut partai maupun lambang partai selama itu tidak ada kami lewati tapi selama masi ada unsur kampanye di APS itu kami akan tertibkan.” Tegasnya.
” Dengan sangat-sangat saya memohonkan agar tidak terjadi kesalahan pahaman tolong sampaikan kepada seluruh caleg dan kami siap untuk konsultasi ataupun mengundang kami untuk memberikan penguatan kepada caleg nya apabila ada yang belum dipahami”. Tutup Alexander.
Pewarta :Fajrin Bilontala



