RELATIF.ID, GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar program pasar murah di Kabupaten Gorontalo sebagai bagian dari upaya menekan inflasi dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Pasar murah yang digelar pada Kamis (6/3/2025), bertempat di lapangan indoor, rumah dinas Bupati Gorontalo ini, dirangkaikan dengan kegiatan mopotilolo Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Ida Syaidah.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gorontalo, Victor Asiku, mengungkapkan bahwa dalam program ini, Kabupaten Gorontalo mendapatkan alokasi 1.500 paket sembako yang terdiri dari tujuh komoditas utama.
“Setiap paket berisi beras, minyak goreng, gula pasir, telur, cabai rawit, bawang merah, dan ayam boiler. Harga sebenarnya satu paket mencapai Rp246 ribu, namun berkat subsidi dari pemerintah provinsi sebesar Rp169 ribu, masyarakat hanya perlu membayar Rp95 ribu,” jelas Victor, saat diwawancarai awak media.
Selain memberikan akses bahan pokok dengan harga lebih murah, pasar murah ini juga menjadi ajang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.
Salah satunya adalah Almin Adam, perwakilan dari Tim Lider BTL Forisa, yang merasa sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Dengan adanya pasar murah dari pemerintah provinsi, kami sebagai UMKM memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk-produk kami, seperti jelly dan minuman pop ice, kepada masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.
Perlu di informasikan, pasar murah ini mendapatkan antusias kepada masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan dalam mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Penulis: Beju



