RELATIF.ID, GORONTALO__Di kurun waktu beberapa waktu terakhir ini masyarakat Gorontalo selalu disuguhkan oleh berbagai pemberitaan bahkan aksi unjuk rasa yang menuding keterlibatan para petinggi Polda Gorontalo dalam kasus tambang yang sedang menjadi sorotan.
Isu yang berkembang ini tidak hanya menimbulkan keresahan tetapi juga berpotensi merusak reputasi institusi kepolisian yang selama ini dikenal memiliki integritas tinggi dalam penegakan hukum maupun pelayanan terhadap masyarakat.
Menanggapi hal tersebut tokoh pemuda Gorontalo, Ais Rahmola dengan tegas menyatakan bahwa seluruh pemberitaan dan unjuk rasa bisa berpotensi mencemarkan nama baik petinggi Polda Gorontalo sehingga harus segera diusut tuntas.
“Kita tidak bisa membiarkan isu-isu yang belum jelas sumber dan faktanya berkembang liar, karena hal ini bisa menjadi bahan fitnah dan mengganggu kinerja aparat kepolisian yang sedang berusaha menjalankan tugasnya dengan baik,” Tegasnya. Jumat (30/05/2025).
Menurut Ais Rahmola, penting untuk melakukan penyelidikan mendalam guna menemukan siapa dalang di balik penyebaran berita yang tidak berdasar tersebut. Ia menegaskan, proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu untuk menjaga keadilan sekaligus melindungi nama baik institusi kepolisian.
Langkah ini kata Ais, harus diambil sebagai upaya menjaga kepercayaan publik dan menegakkan supremasi hukum secara adil dan profesional.
“Masyarakat diharapkan dapat bersikap kritis dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Kejelasan dan fakta harus menjadi dasar dalam menilai setiap isu yang beredar, khususnya yang berkaitan dengan institusi penegak hukum seperti Polda Gorontalo dan instansi lainnya,”Tuturnya.(Redaksi).



