RELATIF.ID, GORONTALO – Suasana internal Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Gorontalo akhir-akhir ini tengah menghangat.
Namun demikian, penting ditegaskan bahwa tidak semua isu yang beredar di ruang publik benar-benar menggambarkan kondisi sebenarnya.
Terkait pemberitaan yang menuding PKC PMII Gorontalo menjalin hubungan pragmatis dengan perusahaan tambang PT PETS melalui pengajuan proposal dana, pihak PKC merasa perlu meluruskan informasi tersebut agar publik, khususnya kader di akar rumput, tidak disesatkan oleh informasi sepihak.
Bendahara Umum PKC PMII Gorontalo, Rahmatullah Haras menegaskan, bahwa proposal kegiatan yang disebut-sebut sebagai “bukti hubungan pragmatis” sejatinya bukan bentuk kerja sama politis maupun transaksional.
“Pengajuan proposal merupakan hal yang lumrah dan sah secara organisasi, apalagi jika berkaitan dengan program kaderisasi, pendidikan, dan kegiatan sosial,” tegas Rahmatullah.
“Tidak ada klausul atau kesepakatan apa pun yang menjual independensi organisasi,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia menyebut tudingan bahwa PKC PMII Gorontalo “bermain proposal” dengan perusahaan tambang adalah bentuk reduksi terhadap niat baik organisasi untuk memperkuat basis kegiatan kader.
“Dalam banyak kasus, sumber pendanaan kegiatan mahasiswa memang bisa datang dari berbagai pihak, selama tetap berpegang pada nilai independensi dan tidak menggadaikan prinsip perjuangan,” jelasnya.
Rahmatullah juga menegaskan bahwa perjuangan kader PMII di Pohuwato dalam mengawal nasib masyarakat penambang lokal adalah bagian penting dari gerakan sosial mahasiswa.
“PKC PMII Gorontalo menolak segala tuduhan yang menyudutkan organisasi tanpa dasar faktual dan tanpa konfirmasi langsung,” ungkapnya dengan tegas.
“Kami memahami bahwa dalam setiap dinamika gerakan, akan selalu muncul perbedaan pandangan. Namun, perbedaan itu seharusnya menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas, bukan memecah barisan perjuangan,” ucapnya.
Diakhir pernyataannya, Rahmatullah menekankan komitmen PKC PMII Gorontalo dalam menjaga nilai-nilai perjuangan organisasi dari kepentingan apapun.
“PMII Gorontalo tetap konsisten memperjuangkan keadilan sosial, berpihak pada rakyat, dan menjaga marwah organisasi dari kepentingan jangka pendek siapa pun,” katanya.
“Kegiatan yang dilakukan Cipayung adalah murni kegiatan sosial yang isu nya pun fokus dalam menguatkan nilai-nilai yang selalu diperjuangkan PMII, dalam hal ini merawat keberagaman dan menolak intoleransi, agar kemajemukan yang ada di Bumi Serambi Madinah selalu terjaga,” pungkasnya. (Beju)



