RELATIF.ID, GORONTALO – Rasa haru bercampur gembira tampak jelas di wajah Bupati Gorontalo Sofyan Puhi yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gorontalo.
Momen itu terjadi saat para peserta berjoget ria dengan lagu “Tabola Bale” setelah prosesi penutupan Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka Nasional (PSN) 2025 di Bumi Perkemahan Bongohulawa, pada Sabtu sore (8/11/2025).
Sofyan terlihat ikut larut dalam suasana bahagia bersama ribuan peserta dari seluruh Indonesia.
Dalam suasana itu, ia mengaku lega dan bangga karena seluruh rangkaian kegiatan nasional tersebut, berjalan lancar dan sukses.
“Saya senang dan gembira. Akhirnya Peran Saka Nasional yang dipercayakan kepada kita, Provinsi Gorontalo, khususnya Kabupaten Gorontalo, sukses terlaksana,” ujar Sofyan Puhi kepada awak media usai upacara penutupan.
Kesuksesan ini, kata dia, tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari panitia, pemerintah daerah, unsur forkopimda, hingga masyarakat yang ikut berpartisipasi menyambut para tamu dari berbagai provinsi.
Ia menyebut, sejak pagi hari, rangkaian kegiatan Peran Saka ini ditutup dengan para peserta memperkenalkan busana adat dan kesenian serta kuliner khas daerah masing-masing lewat karnaval budaya di area Menara Limboto
Selain itu, Sofyan juga mengenang awal mula Gorontalo dipercaya menjadi tuan rumah Peran Saka Nasional.
Keputusan itu diambil pada pertemuan nasional Pramuka di Aceh, pada Desember tahun 2023 lalu.
“Dalam pertemuan di Aceh pada tahun 2023, bulan Desember, kita menerima amanat untuk menjadi tuan rumah,” tuturnya.
Ia menambahkan, sejak saat itu pihaknya langsung melakukan berbagai persiapan, mulai dari pembenahan lokasi bumi perkemahan Bongohulawa, koordinasi lintas instansi, hingga memastikan kesiapan panitia.
Dengan begitu, Bupati berharap semangat kebersamaan selama kegiatan dapat terus terjaga, terutama bagi para generasi muda yang menjadi peserta Pramuka di Peran Saka Nasional tahun ini.
“Saya berharap semangat gotong royong, disiplin, dan kepemimpinan yang tumbuh selama kegiatan ini bisa terus dibawa ke daerah masing-masing,” tandasnya. (Beju)



