RELATIF.ID, GORONTALO – Soal keterbatasan gaji yang selama ini dikeluhkan aparat Satpol-PP dan Damkar di Kabupaten Bone Bolango akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah.
Dalam apel bersama di halaman Satpol PP dan Damkar, Senin (17/11/2025), Bupati Bone Bolango Ismet Mile mengaku telah menerima aspirasi terkait kesejahteraan aparatur di instansi tersebut.
Ia memastikan keluhan itu kini masuk dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.
“Mereka harus mendapatkan kehidupan yang layak,” tegas Ismet.
Selain persoalan kesejahteraan, Bupati Ismet juga meminta seluruh personel Satpol-PP dan Damkar untuk meningkatkan koordinasi dalam menjaga ketertiban umum, keamanan, dan pelayanan kepada masyarakat.
“Mari kita satukan langkah dan tugas untuk menjaga dan membangun Bone Bolango,” ujarnya.
Ismet turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh aparatur yang menjalankan tugas setiap hari.
Menurutnya, kesiapan dan komitmen personel Satpol-PP dan Damkar merupakan bagian penting dalam mewujudkan daerah yang aman, tertib, dan responsif.
“Saya amat berbangga dengan semangat yang tinggi. Kita semua siap dengan berbagai penugasan di wilayah Bone Bolango,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Bone Bolango, Abdul Wahab Hadju, dalam laporannya memaparkan sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan, termasuk patroli rutin di sejumlah rumah kos.
Dalam operasi tersebut, petugas menemukan dua pasangan bukan suami istri yang kemudian diberikan pembinaan.
“Dalam razia kos, kami menemukan dua pasangan yang bukan suami istri. Kami langsung memberikan pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya,” jelas Wahab.
Ia menegaskan patroli dan razia akan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif untuk menjaga moralitas dan ketertiban di tengah masyarakat. (Beju)



