RELATIF.ID, GORONTALO – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti tujuh hari sejak kepergian Almh. Ibu Hj. Rugaiyah Usman Wiranto atau yang akrab disapa Bunda Uga.
Untuk mengenang sekaligus mendoakan almarhumah, Keluarga Besar Ikatan Purna Wira Bhakti (IPW) menggelar taziah di Aula Belele Zuba, SMA Terpadu Wira Bhakti Gorontalo, Sabtu (22/11/2025).
Taziah ini turut dihadiri berbagai elemen masyarakat dan keluarga besar Wira Bhakti, menandakan kuatnya ikatan kekeluargaan yang ditinggalkan almarhumah.
Selain itu, kehadiran para pamong dan mantan pamong Wira Bhakti, para pelatih yang berperan dalam pembinaan taruna dan taruni, tokoh masyarakat, para Purna, Taruna-Taruni, anak yatim piatu, serta masyarakat di sekitar lingkungan sekolah, menjadi bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi, pengabdian, dan kebaikan Bunda Uga selama hidupnya.
Para alumni yang datang dari berbagai daerah turut berbaur dengan karyawan serta Taruna-Taruni yang masih aktif.
Kebersamaan lintas generasi itu menambah suasana haru, ketika seluruh hadirin mengenang peran Bunda Uga sebagai figur ibu yang mengayomi dan sangat peduli pada perkembangan pendidikan serta pembentukan karakter “Mutiara-mutiara Bunda”, sebutan almarhumah untuk para taruna.

Rangkaian taziah diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan ceramah dan doa bersama yang dipimpin oleh Habib Salim Aljufri.
Taziah kemudian ditutup dengan penyerahan santunan kepada anak yatim piatu. Dalam momen tersebut, kembali ditekankan pentingnya meneladani sifat-sifat mulia yang dimiliki Bunda Uga, terutama kesabaran, kepedulian sosial, dan komitmennya terhadap pendidikan di Gorontalo.
Marten Biki (Purna 01 WB), selaku perwakilan IPW, menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan.
“Terima kasih atas kehadiran dan doa Bapak/Ibu semuanya untuk Bunda Uga Wiranto, yang menjadi inisiator banyak kegiatan sosial dan keagamaan di Gorontalo,” ucapnya.
“Kepergian Bunda Uga merupakan kehilangan besar yang tak tergantikan. Namun, Ikatan Purna Wira Bhakti akan terus melanjutkan cita-cita luhur Bunda Uga dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berintegritas,” tambahnya.
Melalui video singkat, Wiranto juga menyampaikan ucapan duka dan rasa terima kasihnya atas doa serta kehadiran semua pihak dalam taziah tersebut.
“Terima kasih atas doa dan kehadiran Bapak/Ibu sekalian. Semoga almarhumah diampuni segala kekhilafannya dan dilipatgandakan amal kebaikannya,” tutupnya. (Beju)



