RELATIF.ID, GORONTALO – Sebanyak 402 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Lebaran 1447 Hijriah di Kabupaten Gorontalo.
Kesiapan itu ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Otanaha 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Gorontalo, Kamis (12/03/2026).
Apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres Gorontalo, Ki Ide Bagus Tri ini, turut dihadiri Bupati Sofyan Puhi bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gorontalo.
Dimulainya operasi pengamanan ditandai dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan prajurit TNI, personel Polri, petugas Satpol PP, serta unsur Dinas Perhubungan.
Bupati Sofyan Puhi yang turut hadir dalam apel tersebut memberikan apresiasi atas kesiapsiagaan seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan arus mudik Lebaran.
Ia mengatakan, langkah pengamanan ini sangat penting untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik maupun merayakan Hari Raya Idulfitri dengan aman dan nyaman.
“Operasi ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Sinergi antar instansi adalah kunci agar pelaksanaan mudik dan warga yang merayakan Lebaran dapat berjalan tanpa gangguan,” ujar Sofyan.
Sementara itu, Kapolres Gorontalo Ki Ide Bagus Tri menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Otanaha 2026 di wilayah Kabupaten Gorontalo melibatkan total 402 personel gabungan.
Jumlah tersebut terdiri dari 210 personel Polri yang didukung oleh unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, hingga Dinas Kesehatan.
“Operasi ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Fokus kami adalah memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana guna menjamin perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” jelasnya.
Secara nasional, operasi ini juga dilaksanakan serentak oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan melibatkan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.
Kehadiran ratusan personel di Kabupaten Gorontalo diharapkan mampu meminimalisir potensi kemacetan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di titik-titik keramaian maupun jalur utama arus mudik. (Ayi)



