RELATIF.ID, GORONTALO__Risno Yusuf, Presiden Komisaris PT. Cipta Kastimndo Persada angkat suara perihal investasi program serai wangi dan kunjungan pejabat fungsional Direktorat Jendral Perkembunan Kementerian Pertanian (Kemenpan) di Gorontalo, Minggu (23/01/2022).
“Ini murni investasi tunggal dari konsorsium internasional. Tidak menggunakan APBN maupun APBD. Jumlah investasi Rp5,7 Triliun. Total sasaran perusahaan 160.000 kepala keluarga miskin,”Ucapnya.
Dirinya mengatakan, jika pemerintah dan DPRD setempat menolak (PT. Cipta Kastimndo Persada) berinvestasi di Provinsi Gorontalo, pihaknya bisa pindahkan program ini ke provinsi lain.
Belakang ini program serai wangi menjadi sorotan publik setelah dikabarkan dalam proses perekrutan tenaga kerja masyarakat dibebankan sejumlah uang untuk biaya kebutuhan kemeja, kaos, topi, dan pembukaan rekening.
Namun, Risno Yusuf enggan menanggapi kabar miring tersebut. Ia membenarkan jika perusahaan PT. Cipta Kastimndo Persada membebankan sejumlah uang kepada setiap karyawan yang akan ikut bergabung dalam program serai wangi.
“Pungutan-pungatan itu adalah kewajiban CV yang mengajukan kerjasama ke perusahaan kami. Kami minta buka rekening BCA. Tujuannya untuk pembayaran gaji mereka. Sedangkan untuk biaya kemeja, kaos, dan topi dibebankan Rp100.000 dari harga normal Rp215.000. Jadi mereka bayar Rp100.000, sisahnya kami tanggung,”Katanya saat dihubungi awak media, Jumat (21/01/2022).

Ketua Laskar Merah Putih Gorontalo membeberkan alasan mengapa belum memberi tahu pemerintah setempat karena segala persiapan program serai wangi masih dalam tahap proses persiapan. Berdasarkan cacatan perusahaan jumlah petani yang terlibat langsung dalam program serai wangi ini berjumlah 15.000 orang.
“Bagaimana mungkin kami melaporkan program serai wangi ke pemerintah sementara tahapannya belum selesai. Nanti, kalau semua persiapan sudah rampung akan kami sampaikan kepada gubernur dan bupati,”beber Risno.
Untuk kedatangan Ester Silitonga di Gorontalo, kata Risno, dalam rangka menindaklanjuti perintah Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian. Dan rencana launching dilakukan 23 Januari 2022 hari ini merupakan permohonan dari PT. Cipta Kastimndo Persada.
“Kedatangan beliau karena diperintahkan langsung oleh Bapak Dirjen Perkebunan untuk mengawal dan memberikan bibit serai wangi yang bersertifikat, dan jika tidak ada aral melintang dan surat permohonan kedatangan Presiden Joko Widodo telah ditanggapi, maka acara lounching serai wangi akan dilaksanakan pada tanggal 23 bulan Januari 2022. Itu merupakan rencana kami”,ungkap Risno.
“Surat permohonan kehadiran dan company profile sudah kami serahkan ke Lembaga Kepresidenan termasuk di kementerian pertanian. Acara launching tanggal 23 Januari. Saya sudah ketemu Dewan Pertimbangan Presiden, Habib Lutfi. Insya Allah akan dipertemukan dengan Presiden Jokowi atau Wakil Presiden Ma’aruf Amin perihal surat permintaan kehadiran launching,”tutup Risno.(Win/Relatif.id).



