Antri Berjam-Jam Tak Dapat Minyak Goreng, Warga Limboto Keluhkan Pelayanan PT. PPI Gorontalo

144

RELATIF.ID, GORONTALO__Dengan langkahnya minyak goreng saat ini membuat masyarakat harus rela mengantri walaupun berjam-jam jika mengetahui adanya penjualan minyak goreng di sekitar mereka.

Seperti halnya di, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo puluhan warga antri minyak goreng yang dijual di Terminal Limboto, Sabtu sore (19/03/2022).

Pantauan tim Redaksi Relatif.id di lokasi terlihat puluhan galon milik warga sudah di atur rapi dan warga yang datang silih berganti, walaupun hujan yang turun begitu deras tidak menyurutkan semangat mereka.

Bahkan dari beberapa warga yang mengantri tidak mendapatkan pelayanan minyak goreng dari PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) (Persero) Cabang Gorontalo. Sehingga dengan pelayanan terbatas ini sebagian warga mengeluh atas pelayanan tersebut.

Seperti yang disampaikan warga, Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Nining Mokodompit yang mengaku kesal karena tidak dilayani padahal sudah mengantri sudah lama.

“Dari jam 1 siang kami ini mengantri bahkan sudah basah dengan hujan dan sudah sore ini tetap tidak dapat,”ujar Nining.

Nining Mokodompit (jas hujan warna biru) dok/Relatif.id.

“Tidak ada informasi awal, kami ini hanya mengetahui adanya penyaluran dari teman-teman, karena demi mahalnya minyak goreng ini sepertinya yang dapat hanya penjual di toko-toko tapi kami masyarakat tidak dapat”,tambah Nining.

Senada dengan, Naning Kepala terminal Limboto yang juga dilokasi Eman Sahami menjelaskan warga yang tidak dilayani karena adanya batas waktu dan stok terbatas karena harus dijual di tempat lain.

“Jadi tidak tergantung di liter tapi di waktu karena mereka (PT. PPI Gorontalo.red) masih menjual di wilayah Kecamatan Telaga, penyaluran ini juga tidak ada koordinasi. Saya kaget nanti tiba-tiba mereka ini sudah terparkir disini tenki minyak goreng”,jelas Eman Sahami.

Eman Sahami (kaos hitam) terlihat geram dengan adanya warga yang tidak dilayani oleh PT. PPI Gorontalo.

Sementara itu, Reza Gobel selaku  Koordinator Penjualan Minyak Kelapa dari PT. PPI Gorontalo mengatakan, penjualan minyak kelapa tersebut atas instruksi langsung dari Dinas Perdagangan Provinsi Gorontalo, agar kiranya segera melakukan penjualan minyak kelapa eceran kepada warga.

“Minyak kelapa ini langsung dari perusahaan kami, harga perliter nya hanya Rp. 13.000, jadi lebih murah dari harga di pasaran”,kata Reza.

“Di Kabupaten Gorontalo kami sediakan 9280 liter untuk warga, yang dibagi di dua titik, yakni di Kecamatan Limboto 5000 liter dan sisanya di Kecamatan Telaga”,tutup Reza.(Win/Relatif.id).

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab