RELATIF.ID, GORONTALO – Salah upaya untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, sebagai langkah dalam menjaga dan meningkatkan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) khususnya di Kabupaten Gorontalo, jajaran Polres Gorontalo terus melaksanakan Jumat Curhat yang dikemas dalam bentuk “SABAR” Sarapan Bareng, yang kali ini menyapa warga Limboto Barat guna menyerap segala bentuk masukan, kritikan dan saran dari masyarakat untuk di Evaluasi dan tindak lanjuti oleh jajaran Polres Gorontalo nantinya.
Mewakili Kapolres Gorontalo AKBP Dadang Wijaya SIK Kabag Log AKP Anwar Saefuloh SE saat membuka rangkaian kegiatan menyampaikan permohonan maaf Kapolres yang belum bisa ikut bersama hadir dalam acara Jumat Curhat yang digelar di Limboto Barat, karena acara mendadak yang tidak kalah pentingnya untuk dihadiri.
Mencuat dalam Jumat Curhat adalah persoalan yang ditimbulkan oleh Minuman Keras seperti yang disampaikan oleh Jecky Kepala Desa Huntu, dimana itu sering terjadi di wilayahnya, sehingga butuh bantuan pihak Kepolisian untuk penanganan hal ini, khususnya pemberantasan peredaran Minuman Keras.
Apalagi dikatakan oleh Jecky, saat ini sudah akan memasuki Bulan Suci Ramadhan, sehingga harus ada antisipasi demi menjaga Kamtibmas seperti yang diharapkan bersama selama ini.
Menjawab hal ini AKP Anwar mengatakan, memang persoalan Miras ini adalah merupakan faktor utama terjadinya kriminalitas yakni Penganiayaan, KDRT hingga pencurian yang sangat meresahkan masyarakat itu sendiri, sehingga harus ada solusi tepat utamanya dalam memberantas peredaran Miras saat ini.
“Intinya apa yang menjadi keluhan masyarakat, akan kita tindak lanjuti dan di evaluasi. Karena untuk menjaga Kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri semata namun merupakan tanggung jawab bersama, karena apa pun yang sudah Polri jika tidak ada dukungan dari seluruh Stake Holder dan masyarakat tidak akan ada artinya. Olehnya itu mari bersama kita bergandengan tangan untuk menciptakan Kamtibmas untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat itu sendiri,” ungkapnya.
Kemudian mewakili Kasat Lantas Kanit Keamanan Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran (Kalsel Tibcar) Lantas Ipda zulkifli M Adam SH menjawab keluhan terkait gangguan knalpot racing mengatakan, akan menindak lanjuti nya dan akan diteruskan ke Kasat Lantas dan akan segera di evaluasi untuk mendapatkan solusi terhadap maraknya knalpot Racing yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat.
Sementara itu Kapolsek Limboto Barat Ipda Avandy Ismail SH mengatakan, mewakili jajaran Polres Gorontalo mengucapkan mengucapkan Terima kasih kepada warga masyarakat Limboto Barat yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam Jumat Curhat dalam menyampaikan apa yang menjadi keluhan masyarakat selama ini.
“Dengan digelarnya kegiatan ini, semoga apa yang menjadi kasat kusut terjadi di wilayah terjawab bisa terjawab dan terselesaikan, demi menciptakan Kamtibmas di daerah ini. Satu pesannya, jadilah polisi bagi diri sendiri, sehingga dengan begitu kita dapat menjaga keamanan melalui diri kita sendiri,” tutupnya. (Win/Relatif.id).



