Melalui Penandatanganan NPHD KPU dan Bawaslu Berterimakasih Ke Prof. Nelson Pomalingo

129

RELATIF.ID, GORONTALO__Pemerintah Kabupaten Gorontalo gelar Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPDH) dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupeten Gorontalo dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo. Rabu (22/11/2023).

 

Adapun yang hadir pada penandatangan NPDH tersebut yakni, Bupati Gorontalo, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Forkopimda Kabupaten Gorontalo, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan stakeholder lainnya.

Kegiatan Penandatanganan NPHD Antara Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan KPU serta Bawaslu Kabupaten Gorontalo yang dihadiri unsur Forkopimda.

Melalui kesempatan ini, Ketua KPU Kabupaten Gorontalo, Roy Hamrain dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh stakeholder yang mendukung kegiatan tersebut.

 

“Atas nama keluarga besar KPU menyampaikan terimakasih kepada pemerintahan daerah terutama Kesbangpol karena hingga saat ini koordinasi dan komunikasi terus terjalin ini menandakan Pilkada di Kabupaten Gorontalo akan berjalan dengan baik yang pasti KPU tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari semua pihak”, Ucap Roy Hamrain.

 

Dirinya juga mengatakan, sesuai kesepakatan penandatangan NPHD, pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo mengalokasikan anggaran sejumlah 29 miliyar rupiah.

 

“Akan tetapi pencairan dana hibah ini dibagi dua tahap, 40% ditahun 2023 ini akan dicairkan sesuai dengan peraturan itu 14 hari setelah kita tandatangani maka kita akan melengkapi berkas yaitu sekitar 11 miliyar rupiah dan tahap kedua 60% ditahun 2024 sebesar 17 miliyar rupiah”. Jelasnya.

Selain itu Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Alexander Kaba menyampaikan, bahwa Kabupaten Gorontalo menjadi contoh terhadap daerah lain terkait estimasi anggaran sebesar 12 miliyar rupiah yang akan dihibahkan ke penyelenggara pemilu.

 

“Kabupaten lain itu masi menunggu sampai kemaren malam saya komunikasi dengan teman-teman bawaslu mereka masi mengecek Kabupaten Gorontalo menganggarkan berapa untuk Badan Pengawas Pemilu, karena Kabupaten Gorontalo adalah kiblat dari kabupaten-kabupaten lainnya”. Ujar Alexander.

 

Dirinya juga berharap, sinergitas antara Bawaslu Kabupaten Gorontalo dan Pemerintah Daerah serta seluruh stakeholder bisa berjalan dengan baik demi terciptanya pemilu yang baik, jujur, dan adil.

 

“Karena momen-momen ke depan sebelum tahapan pilkada akan masuk, tahapan kampanye akan masuk karena pelanggaran paling banyak yang masuk di Bawaslu yakni pada tahapan kampanye, semoga sinergitas ini berjalan dengan baik”. Harap Alexander.

Selain itu, Bupati Gorontalo, Prof. Nelson Pomalingo menjelaskan bahwa penggaran yang dicairkan tahun ini 40% kurang lebih 27 miliyar rupiah baik KPU maupun Bawaslu dan totalnya sekitar 42 miliyar.

 

“Saya tegaskan pemilu ini milik kita semua melahirkan pemimpin oleh karena itu kita harus sukseskan, jadi kegiatan ini bukan milik KPU, Bawaslu, tapi milik kita semua”. Jelas Prof. Nelson dengan tegas.

 

“Sehingga pemerintah daerah punya kewajiban yang pertama soal anggaran dan yang kedua kita juga memfasilitasi dari tingkat kecamatan sampai tingkat desa, dan yang ketiga kita juga memfasilitasi dari sisi SDMnya.” Lanjutnya.

 

Berikut orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo ini juga mendorong rakyat untuk partisipasi dalam mensukseskan pemilu.

 

“Apapun yang kita buat kalau rakyat tidak ikut serta itu juga tidak sukses dan semoga ini melahirkan pemimpin terbaik bagi daerah maupun negara”. Tukas Nelson.

 

Pewarta : Fajrin Bilontala

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab