RELATIF.ID, KABUPATEN GORONTALO – Perempuan dinilai memiliki peran sentral dalam keluarga, masyarakat, hingga pembangunan daerah.
Karena itu, keberadaan organisasi perempuan perlu dioptimalkan agar dapat memberi kontribusi nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, saat menghadiri pelantikan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Gorontalo Masa Bakti 2026-2030 di Gedung Kasmat Lahay Convention Center, Selasa (1/9/2026).
Menurut Zulfikar, GOW memiliki posisi strategis dalam mendorong berbagai program yang berkaitan dengan kepentingan perempuan dan keluarga.
“Perempuan memiliki peran sentral dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan. Karena itu, organisasi seperti GOW harus dioptimalkan perannya untuk ikut serta membangun Kabupaten Gorontalo,” ujarnya.
Ia mendorong GOW agar program kerja yang disusun ke depan tidak berjalan sendiri, tetapi selaras dengan isu-isu prioritas pembangunan daerah.
“Kami di DPRD sangat berharap program-program GOW ke depan bisa bersinergi dengan program prioritas daerah, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi perempuan, dan pencegahan kekerasan dalam rumah tangga,” katanya.
Zulfikar menilai, Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dapat menjadi momentum bagi GOW untuk merumuskan program yang jelas, terukur, dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia mengingatkan agar program yang telah dirumuskan tidak berhenti sebatas dokumen perencanaan.
“Jangan sampai program hanya jadi dokumen. Harus ada aksi nyata yang bisa dirasakan manfaatnya oleh perempuan dan keluarga di desa-desa,” tegasnya.
Selain menjalankan program internal organisasi, Zulfikar juga berharap GOW dapat menjadi penghubung antara masyarakat, pemerintah daerah, dan DPRD, khususnya dalam menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi perempuan.
“Jangan ragu menyampaikan persoalan-persoalan perempuan kepada kami di DPRD. GOW harus menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah,” pintanya.
Ia memastikan DPRD Kabupaten Gorontalo terbuka untuk mendukung sekaligus mengawal program-program GOW yang berpihak pada kepentingan perempuan dan keluarga.
“Dengan semangat kebersamaan, saya yakin GOW akan mampu melahirkan program-program yang berdampak langsung. Tinggalkan ego sektoral, utamakan kepentingan bersama,” pungkasnya. (Beju)



