RELATIF.ID, GORONTALO – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-17 Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Bupati Gorontalo, Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi menyampaikan peran penting lembaga pengawas pemilu dalam menjaga marwah demokrasi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Gorontalo.
“Bawaslu sebagai salah satu pilar demokrasi memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemilu di negeri ini. Tidak terasa, sudah 17 tahun Bawaslu hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai pengawas yang berdedikasi untuk memastikan proses demokrasi berjalan dengan adil, transparan, dan bermartabat,” ujar Sofyan dalam sambutannya di Kantor Bawaslu Kabupaten Gorontalo pada Selasa (15/4/2025).
Di momentum ulang tahun ini, kata Sofyan, menjadi saat yang tepat untuk merefleksikan kontribusi dan tantangan Bawaslu dalam perjalanan demokrasi di tanah air. Ia menggarisbawahi posisi strategis Bawaslu sebagai lembaga yang lahir dari semangat reformasi.
“Sejak berdiri pada tahun 2008, Bawaslu telah bekerja keras untuk meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum pemilu, memastikan setiap tahapan pemilu bebas dari pelanggaran, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya partisipasi politik yang bertanggung jawab. Hal ini menjadi bukti bahwa keberadaan Bawaslu adalah sebuah keniscayaan dalam sistem demokrasi yang terus berkembang,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasinya terhadap langkah-langkah inovatif yang telah dilakukan Bawaslu, termasuk di tingkat Kabupaten Gorontalo.
Menurutnya, keberadaan Bawaslu tak hanya terbatas pada pengawasan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan demokrasi yang terus berkembang.
“Di usia yang ke-17 tahun ini, saya mengapresiasi berbagai langkah inovatif yang telah dilakukan oleh Bawaslu, termasuk di Kabupaten Gorontalo. Kehadiran Bawaslu tidak hanya memberikan pengawasan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan demokrasi yang kita hadapi,” katanya.
Dalam konteks lokal, Sofyan juga menilai pelaksanaan pemilu di Kabupaten Gorontalo tidak terlepas dari dinamika yang umum terjadi secara nasional. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab menjaga kualitas pemilu tak hanya berada di pundak Bawaslu.
“Saya percaya bahwa penguatan demokrasi tidak hanya menjadi tugas Bawaslu semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, media, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi dan sinergi adalah kunci keberhasilan kita dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas dan demokratis,” tegasnya.

Sofyan memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan terus memperkuat sinergi dengan Bawaslu dalam mendukung berbagai program pengawasan dan pendidikan politik kepada masyarakat.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan pemilu yang jujur, adil, dan transparan akan berdampak langsung pada stabilitas politik dan pembangunan di daerah. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya memperkuat sinergi dengan Bawaslu melalui berbagai program dan kegiatan yang mendukung pengawasan pemilu,” tambahnya.
Lebih jauh, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif memberikan dukungan terhadap tugas-tugas Bawaslu. Ia mengatakan pentingnya menjaga netralitas, independensi, dan profesionalisme dalam setiap tahapan pemilu.
“Kita harus bersama-sama menjaga netralitas, independensi, dan profesionalisme dalam setiap tahapan pemilu. Selain itu, kita juga perlu mengedepankan pendidikan politik yang berorientasi pada nilai-nilai kebangsaan,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Sofyan juga turut menyinggung peran teknologi dalam pengawasan pemilu yang menurutnya telah menjadi bagian strategis dari inovasi Bawaslu. Namun di saat yang sama, ia mengingatkan tantangan berupa penyebaran hoaks di media sosial.
“Saya mengapresiasi upaya Bawaslu yang terus berinovasi dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan dan pelayanan kepada masyarakat. Namun, di sisi lain, kita juga dihadapkan pada tantangan baru berupa penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks,” ujarnya.
Ia berharap Bawaslu dapat memperkuat literasi digital, dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo siap mendukung program edukasi serta sosialisasi dalam hal tersebut.
Mengakhiri sambutannya, politisi NasDem itu menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Bawaslu dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi jajaran Bawaslu di Kabupaten Gorontalo.
“Semoga Bawaslu semakin kokoh dalam menjalankan amanahnya sebagai pengawas pemilu yang profesional, independen, dan berintegritas. Mari kita jadikan momentum ini sebagai ajang untuk memperkuat komitmen kita dalam mewujudkan demokrasi yang lebih baik,” tutup Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.
Penulis: Beju



