Program BPDASHL Bone Bolango Terkait RHL Diduga Fiktif Dan Rugikan Uang Negara

215

RELATIF.ID, GORONTALO___Belum lama ini LSM Laskar Macan Asia gelar unjuk rasa di kantor BPDASHL Bone Bolango yang mendesak Kepala BPDASHL saat ini evaluasi pekerjaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) yang diduga fiktif dan merugikan uang negara.

Bukan hanya itu saja, LSM Macan Asia juga meminta BPDASHL turun tangan selesaikan masalah banjir yang sering melanda Gorontalo setiap musim penghujan. Kamis (11/06/2022).

“Program RHL tahun anggaran 2019 tidak tepat sasaran, karena hingga saat ini banjir masih terus terjadi”,ujar Budiyanto Biya.

Dirinya juga menegaskan, jika pekerjaan RHL pada tahun 2019 diduga ada yang fiktif.

“Kami ingatkan juga terkait pelaksanaan RHL di tahun sebelumnya juga ada yang diduga fiktif, olehnya ini yang akan terus kami pressure”,tegas Budiyanto.

Olehnya, dirinya meminta BPDASHL Bone Bolango seriusi penanganan banjir di Provinsi Gorontalo dengan memanfaatkan bibit yang diprogramkan lewat RHL.

” Ada juga lokasi pembibitan namun kontraktor nya cuek, padahal anggarannya untuk pembibitan ini cukup besar. Kepala balai yang menjabat saat ini perlu dievaluasi karena tidak nampak program yang dilakukan”,pinta Budiyanto Biya.

Budiyanto Biya. Dok/Relatif.id

Sementara itu, Kepala Seksi Program, Muhammad Bakri Nongkro saat menerima masa aksi beberapa waktu lalu menjelaskan, jika akan menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan.

“Untuk penanganan erosi terutama di wilayah Kabupaten Gorontalo terus dilakukan begitu juga terkait penanaman pohon terus dilakukan.”Jelas Bakri Nongkro.

” Dan untuk program RHL tahun ini sudah tidak ada lagi yang di kerjakan pihak ketiga, karena sudah difokuskan langsung pada kelompok-kelompok masyarakat”,Tuturnya.(Ay/Relatif.id).

You might also like
Verification: 436f61bca2cedeab