RELATIF.ID, GORONTALO_365 peserta yang telah terdaftar dari masyarakat lakukan penyortiran dan pelipatan surat suara yang bertempat di halaman belakang kantor KPU Kabupaten Gorontalo. Kamis (04/01/2024).
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo Roy Hamrain mengungkapkan hal ini pertama kali dilakukan karena mengingat ditahun 2019 pengepakan, sortir dan lipat surat sura tersebut di Kecamatan namun ditahun 2024 ini semua itu dilakukan di KPU Kabupaten Gorontalo.
“Sehingga kami hari ini untuk melipat surat suara itu melibatkan masyarakat, masyarakat mendaftar ke kami (KPU Kabupaten Gorontalo) itu sesuai dengan daftar itu sekitar 365 orang”. Ungkap Roy dihadapan awak media saat diwawancarai.
Dirinya juga mengatakan tempat yang digunakan untuk pelipatan surat suara juga masi banyak kekurangan, sehingga pihaknya akan memaksimalkan tempat tersebut.
“Walaupun banyak kekurangan kami akan selalu melengkapi dan belajar dari kekurangan itu dan akan memaksimalkan surat suara ini bisa terlipat sesuai dengan tahapan yang ada”. Katanya
Selain itu, Roy menjelaskan bahwa total surat suara 1.534.325 lembar yang terdiri dari surat suara DPRD Kabupaten Gorontalo yang terdiri dari 6 Dapil, kemudian ada DPRD Provinsi terdiri dari 2 Dapil, dan DPR R.I serta Presiden dan Wakil Presiden, dan yang terakhir DPD.
“Target pelipatan kita melihat dulu hari ini berapa bisa terjangkau untuk pelipatan surat suara sehingga misalnya dalam sehari ini seratus ribu bisa dilipat maka kita bisa estimasi mungkin dalam jangka waktu 2 minggu itu surat suara selesai dilipat”. Jelas Roy
“Untuk honor ataupun upah yang diberikan ke peserta lipat surat suara itu berbeda sesuai dengan besaran daripada ukuran surat suara, yang pertama untuk Presiden dan Wakil Presiden karna ini kecil maka dia diupah 295 rupiah, kemudian untuk DPR baik itu Kabupaten sampai dengan DPR R.I dan DPD itu 395 rupiah ini yang sudah disusun dan sudah disampaikan dari KPU R.I dan ini sudah melalui simulasi-simulasi yang dilakukan ada penghitungan sendiri ada dari surat sekretaris jendral juga kita sudah sesuaikan.
Lebih lanjut, Roy juga menambahkan bahwa ini berbeda dengan 2019 sebelumnya, kali ini ada surat instruksi dari KPU RI untuk pelipatan surat suara dan pengepakan tersebut harus berpusat di Kabupaten.
“Dan itu kita tidak bisa karena ini harus kita laksanakan seperti itu dan kita di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo jumlah pemilih kita tiga kali lipat dari jumlah pemilih dari Kabupaten/Kota lain maka kita antisipasi lebih cepat lebih baik kita tidak menunggu karena setelah lipat surat suara maka masi ada pengepakan pengecekan formulir C1 baik itu terkait dengan sampul, tinta ini kita kerjakan semua di Kabupaten Gorontalo karena surat suara ini hal yang penting maka kita rekrut sekitar 365 orang itu”. Lanjut Roy
“Alhamdulillah hari ini kita dibantu oleh Polres Limboto ada juga pihak keamanan sekretariat kita selalu terpantau itu semua tim setiap kelompok ada koordinator tersendiri sehingga ini bisa terpantau oleh kami dan InsyaAllah untuk halangan ataupun masalah di lapangan itu bisa kami antisipasi”. Tambahnya.
Ditempat yang sama, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Gorontalo, Alexander Kaabah,.ST menjelaskan, bahwa pihaknya turun berserta jajaran untuk mengawasi jalannya proses pelipatan dan penyortiran sekaligus pengepakan surat suara.
“Kalau untuk pelipatan dan penyortiran kita masi menurunkan tim yang ada di Bawaslu Kabupaten Gorontalo dan kita berbagi karena memang Bawaslu tim juga turun ada yang sementara penelurusan ada juga yang sementara melakukan pengawasan kampanye jadi kami maksimalkan tim yang kesini itu perharinya sampai 5, 6 orang dan untuk pengepakan kita akan melibatkan Panwas Kecamatan”. Ujar Alexander.
“Kalau sudah pengepakan setiap Kecamatan yang akan diundang kesini untuk melakukan pengepakan kita mengundang juga Panwas Kecamatan untuk melakukan pengawasan terhadap pengepakan dari masing-masing kecamatan”. Bebernya
Untuk hasil pengawasan hari ini pihaknya menyarankan hal-hal yang perlu diperbaiki atau untuk dilakukan pengamanan untuk akses kedalam lokasi pelipatan dibuat 2 titik.
“Karena ada titik disamping itu kalau ada yang keluar masuk disitu tidak kelihatan dan kami sarankan tadi ke teman-teman KPU kalau memang itu mau tetap dibuka agar ada sirkulasi udara berarti harus ditempatkan personil pengamanan kalau memang tidak mau ditempatkan pengamanan yaa itu ditutup dan untuk hal-hal yang lain kami rasa sudah baik karena masi awal dan teman-teman yang melipat juga masi menyesuaikan dengan kondisi karna baru pertama kali, insyaAllah kedepan mungkin akan berjalan lancar sesuai dengan seperti tahun-tahun kemarin”. Tutur Alexander.
Untuk diketahui penyortiran dan pelipatan surat suara ini juga mendapatkan kunjungan langsung dari Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Drs. Angesta Romano Yoyol, M.M, bersama jajarannya.
Pewarta : Beju



