RELATIF.ID, GORONTALO__Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Koperasi dan UMKM gelar rapat dengan pengurus/pengawas koperasi yang mengelola sampah di Kabupaten Gorontalo, Kamis (25/05/2023).
Rapat ini merupakan tindaklanjut dari instruksi Bupati Gorontalo Prof. Nelson Pomalingo yang menginginkan agar koperasi dijadikan sebagai bagian dari penopang ekonomi masyarakat.

Berkaitan dengan hal ini, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Arifin Suaib melalui Kepala Bidang Koperasi, Fany Salamanya menjelaskan, jika pihaknya menindaklanjuti instruksi Bupati Gorontalo terhadap andil koperasi dalam pengelolaan sampah.
“Pertemuan ini untuk memantapkan arahan pak Bupati dalam rangka memerankan koperasi untuk andil menangani isu – isu penting yang terjadi saat ini, yang pertama kita berhadapan dengan masalah sampah maka koperasi – koperasi diharapkan bisa mengambil peran untuk pengurangan sampah.” Jelasnya.

“Yang kedua, sampah itu harus dilihat dari sudut pandang yang lain misalnya sampah itu sebuah potensi bisnis maka ini jadi bisnis bagi koperasi – koperasi yang aktivitasnya itu relevan dengan masalah sampah itu. Dan kita memiliki koperasi – koperasi itu dan semua sudah berjalan maupun yang sementara di inisiasi”, lanjut Fany.
Dirinya memaparkan, saat ini sudah ada beberapa koperasi yang berjalan menangani masalah sampah. Sehingga diharapkan bisa memberikan solusi yang terbaik seperti apa yang diharapkan.
“Setidaknya sudah ada 3 koperasi yang sudah berjalan menangani sampah yakni, koperasi Citra Agro, Koperasi 3R, Koperasi Pasukan Lingkungan Bersih dan Koperasi Agung Tri. Sehingga diharapkan aktivitas koperasi ini kita bisa memberi solusi terutama kebutuhan pupuk organik dan peningkatan produktivitas pertanian terutama komoditi pangan jika ini kita tingkatkan nanti juga bisa memberi efek pengendalian inflasi.” Paparnya.

“Karena salah satu faktor penting yang pengaruhi inflasi itu adalah kenaikan bahan pangan, maka melalui pengelolaan sampah bisa meningkatkan perekonomian masyarakat karena nantinya masyarakat yang terlibat itu akan diarahkan mendayagunakan sampah bisa berdaya ekonomi”, Tandasnya.(Win/Relatif.id).



