RELATIF.ID, GORONTALO – Sebanyak 113 peserta mengikuti Lomba Domino Restorasi Cup yang digelar di salah satu kedai kopi, Pasmolim, Kabupaten Gorontalo.
Ketua Panitia, Uten Kobi mengatakan lomba ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari tanggal 3 hingga 5 April 2025, pukul 19.30 WITA hingga selesai.
Ia menjelaskan, bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sebagai sarana rekonsiliasi pasca Pilkada.
“Pilkada sudah selesai, dan kita ingin bagaimana teman-teman bisa menyatu kembali, tidak lagi berbicara tentang pasangan A atau B, tapi kembali bersama dalam kebersamaan,” ujar Uten Kobi pada Kamis (3/5/2025).
Uten juga mengungkapkan, adapun penggagas lomba ini adalah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Gorontalo, Vicktor Asiku, untuk memajukan UMKM yang ada di Pasmolim, serta menjadikan Pasmolim sebagai pusat berkumpulnya masyarakat.
Dengan begitu, gagasan ini kemudian mendapat dukungan dari Komunitas Domino Limboto, yang bersepakat untuk menyelenggarakan kompetisi tersebut.
Lebih lanjut, kata Uten, meskipun pendaftarannya telah ditutup, namun masih ada peserta yang berusaha mendaftar.
“Jika ada peserta yang berhalangan, kami panitia akan mencari pengganti karena data peserta telah dimasukkan dalam sistem firing berbasis aplikasi,” katanya.
Sistem Pertandingan dan Hadiah
Selain itu, sistem pertandingannya pun menggunakan format head to head dengan 22 kartu yang terbagi.
Dari jumlah tersebut, enam kartu menjadi sisanya, sementara masing-masing pemain memegang tiga kartu, empat kartu tertutup, dan empat kartu lainnya terbuka.
Permainan ini juga menggunakan format kompetisi sembilan batu, dengan aturan tertentu yaitu 9 babak, dalam 1 babak 9 permainan, jadi sehari dapat dilaksanakan 3 babak pertandingan.
Diketahui, total hadiah dalam ajang ini mencapai Rp5 juta, yang seluruhnya disponsori oleh Wakil Bupati Gorontalo, Tony Junus.
Dari total hadiah tersebut, juara pertama mendapatkan sebesar Rp700 ribu, juara kedua Rp500 ribu, dan hadiah juga diberikan hingga peringkat ke-10 sebagai bentuk apresiasi.
“Untuk menjaga sportifitas, kami juga menyediakan wasit. Dengan sistem pertandingan head to head ini, agar potensi kecurangan bisa diminimalkan,” jelas Uten.
Peserta Beragam dari Berbagai Kalangan
Lomba Domino Restorasi Cup ini menarik perhatian banyak pihak. Pesertanya pun berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari politisi, birokrat, hingga wartawan.
Sementara itu, panitia yang bertugas dalam kegiatan ini berjumlah enam orang dan secara bergantian mengawasi jalannya pertandingan.
Dengan semangat persatuan, ajang ini diharapkan dapat mempererat kembali hubungan antarwarga setelah proses politik yang telah berlalu.
Penulis: Beju



