RELATIF.ID, GORONTALO – Sebanyak 250 orang Sangga Kerja (Sangker) dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Peran Saka Nasional 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Bumi Perkemahan Bogohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu siang (29/10/2025).
Dari total peserta, sebanyak 150 orang merupakan Sangker Gorontalo. Sementara 100 orang lainnya, berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Sekretaris Bidang Humas Peran Saka Nasional, Ronaldi, mengatakan peserta dari luar Gorontalo mengikuti Bimtek secara daring melalui aplikasi Ayo Pramuka.
“Sementara Sangker Gorontalo sudah berproses kurang lebih satu bulan,” ujarnya.
Tanda Kesiapan Peran Saka Nasional
Ketua Dewan Kerja Daerah (DKD) Gorontalo, Moh. Rezky Djafar, selaku penyelenggara teknis, menjelaskan bahwa Bimtek ini merupakan langkah penting untuk memastikan kesiapan dan kesamaan persepsi seluruh tim pelaksana di lapangan.
“Bimbingan teknis ini sangat penting. Tujuannya adalah menyelaraskan tugas dan fungsi setiap bidang dalam Sangga Kerja,” kata Rezky.
Ia menambahkan, Bimtek ini berfokus pada detail teknis mulai dari manajemen perkemahan, koordinasi logistik, hingga penanganan situasi darurat.
“Kami ingin memastikan semua personel memahami standar operasional prosedur (SOP) dan mekanisme kerja yang efektif, sehingga Peran Saka Nasional dapat berjalan lancar, tertib, dan sukses,” sambungnya.
Dengan kesiapan Sangga Kerja yang optimal, Gorontalo optimis dapat menjadi tuan rumah yang baik bagi ribuan peserta Pramuka dari seluruh Indonesia yang akan mulai berdatangan.
Harapan Tuan Rumah
Peran Saka Nasional merupakan agenda lima tahunan Gerakan Pramuka, yang menjadi ajang pertemuan bagi Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai Satuan Karya.
Tahun ini, Gorontalo mendapat kehormatan menjadi tuan rumah. Agenda tersebut diharapkan menjadi sarana promosi kekayaan alam dan budaya lokal.
“Kesiapan Sangker yang matang diharapkan dapat mengangkat citra Gorontalo sebagai tuan rumah yang profesional dan ramah,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Peran Saka Nasional 2025 ini dilaksanakan mulai 2 sampai 9 November 2025 di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Dengan kata lain, agenda Pramuka berskala nasional ini, tinggal empat hari lagi akan dimulai.
Hingga saat ini, peserta yang telah mendaftar sebanyak 2.274 orang, dengan rinciannya 440 peserta lokal dan 1.834 peserta dari berbagai Provinsi di Indonesia. (Beju)



