RELATIF.ID, GORONTALO – Sekolah rakyat di Kabupaten Gorontalo mendapat titik terang, Pemerintah Daerah terus mematangkan segala persiapan pembangunannya, termasuk penyediaan lahan yang akan digunakan.
Salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ini, dirancang sebagai institusi pendidikan berasrama dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat kurang mampu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur menjelaskan, salah satu syarat utama dari pemerintah pusat untuk pembangunan sekolah ini adalah penyediaan lahan, minimal seluas 5 hektar dan berstatus milik pemerintah daerah.
“Lokasi lahannya sudah siap, seluas 5 hektar di Kelurahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, ” ujar Sugondo saat ditemui di lokasi tersebut, Rabu (13/08/2025).
Sebagai bagian dari persyaratan pembangunan, kata dia, lahan juga harus bebas dari masalah sengketa, dan terletak ditempat yang strategis serta mudah diakses oleh masyarakat.
“Apa lagi lokasi lahan Sekolah Rakyat Kabupaten Gorontalo ini berdekatan dengan Kampus IAIN II Sultan Amai Gorontalo. Jadi, ini akan menjadi kawasan pendidikan,” terangnya.
Terakhir, panglima ASN Kabupaten Gorontalo itu bilang, dengan kesediaan lahan seluas 5 hektar ini, adalah jawaban atas kesiapan pemerintah daerah untuk program Sekolah Rakyat. (Beju)



