RELATIF.ID, KABUPATEN GORONTALO-Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Gorontalo yang berlangsung di Lapangan Hijau Desa Sidomulyo, Kamis (7/5/2026), mengusung pesan penting tentang pendidikan yang membentuk karakter sumber daya manusia (SDM).
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk SDM yang peduli dan siap menghadapi perubahan zaman.
“Pendidikan harus mampu membentuk manusia yang berkarakter, punya kepedulian, dan siap menghadapi perubahan zaman,” kata Sofyan sambil membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Bupati menjelaskan, pendidikan merupakan proses membangun manusia secara utuh melalui pendekatan asah, asih, dan asuh sebagaimana nilai yang diwariskan Ki Hajar Dewantara.
Oleh sebab itu, kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dinilai penting dalam menghadapi tantangan pendidikan di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat.
Dalam amanat tersebut, pemerintah pusat turut menekankan sejumlah agenda prioritas pendidikan nasional, mulai dari revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas guru, hingga perluasan akses pendidikan yang lebih merata.
Upacara Hardiknas tahun ini berlangsung dengan nuansa budaya. Seluruh peserta mengenakan pakaian adat Nusantara sebagai simbol keberagaman dalam dunia pendidikan.
Diketahui, kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, serta tokoh pendidikan di Kabupaten Gorontalo. (Beju)



