kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow
BeritaKabupaten GorontaloNusantara

Semangat Kolaborasi Elemen Masyarakat Perangi Penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Gorontalo

104
×

Semangat Kolaborasi Elemen Masyarakat Perangi Penyalahgunaan Narkotika di Kabupaten Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Puncak peringatan HANI secara virtual bersama jajaran Pemerintah Daerah dan BNN se-Indonesia

RELATIF.ID, KABUPATEN GORONTALO – Usai menggelar rangkaian kegiatan Jumat Bersinar sebagai bagian dari peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026. Kini Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gorontalo, kembali memperkuat komitmennya lewat puncak peringatan HANI secara virtual bersama jajaran BNN se-Indonesia, di Ruang Dulohupa Kantor Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan nasional yang dipusatkan di Balai Besar Rehabilitasi BNN RI, Lido, Jawa Barat, itu diikuti seluruh BNN Provinsi, BNN Kabupaten/Kota, Balai dan Loka Rehabilitasi BNN, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melalui sambungan daring.

Dinosaur

Di Kabupaten Gorontalo, kegiatan dihadiri Kepala BNN Kabupaten Gorontalo Abdul Karim Engahu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Wakil Bupati Tonny S. Junus, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Zulfikar Y. Usira, Kapolres Gorontalo AKBP Ki Ide Bagus Tri, Dandim 1315/Kabupaten Gorontalo Letkol Inf. Julius Jangen Matakena, Ketua Pengadilan Negeri Limboto Royke Harold Inkiriwang, pimpinan instansi vertikal, organisasi perangkat daerah, serta mitra kerja BNN.

Dalam pernyataannya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan menegaskan bahwa ancaman narkotika merupakan persoalan lintas sektor yang tidak hanya ditangani oleh satu lembaga semata.

Menurutnya, keberhasilan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dunia usaha, hingga masyarakat.

Semangat kolaborasi tersebut, kata Kepala BNN Kabupaten Gorontalo Abdul Karim Engahu, menjadi pesan utama peringatan HANI tahun ini.

“Narkotika adalah ancaman nyata bagi masa depan bangsa. Karena itu, pemberantasannya tidak bisa hanya dibebankan kepada BNN maupun aparat penegak hukum,” ujar Abdul Karim.

Ia menegaskan, bahwa perang melawan narkotika harus dilakukan secara konsisten, berkelanjutan, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Menarik Untuk Anda :  Bupati Sofyan Jadikan BLK Limboto Jadi Pusat Pengembangan SDM

“Dibutuhkan kolaborasi seluruh unsur pemerintah, Forkopimda, dunia pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga keluarga sebagai benteng pertama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Abdul Karim mengungkapkan, komitmen ini akan terus diwujudkan melalui berbagai penguatan program. Mulai dari program edukasi, pencegahan, pemberdayaan masyarakat, deteksi dini, hingga rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika.

Berbagai program yang sudah disiapkan itu diketahui, merupakan sebagai bagian dari strategi nasional P4GN.

“Momentum HANI 2026 ini semakin memperkuat komitmen kita untuk terus mewujudkan Kabupaten Gorontalo yang bersih dari narkoba,” katanya.

Senada dengan itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Gorontalo terhadap seluruh program BNN dalam upaya melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

“Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen memperkuat sinergi bersama BNN, TNI, Polri dan seluruh pemangku kepentingan. Pencegahan narkoba harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat,” ungkapnya.

Bupati juga menegaskan, pencegahan penyalahgunaan narkoba harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat sebagai ruang pertama pembentukan karakter generasi muda.

“Kami akan terus mendukung program-program edukasi serta pemberdayaan masyarakat agar generasi muda Kabupaten Gorontalo tumbuh sehat, produktif dan terbebas dari bahaya narkotika,” jelas Sofyan.

Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak hanya diukur dari banyaknya pelaku yang ditindak, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Peringatan HANI 2026 di Kabupaten Gorontalo kemudian ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung Program P4GN, sekaligus mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bersih dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Semangat komitmen itu kemudian menjadi kelanjutan dari berbagai aksi nyata yang sebelumnya telah diwujudkan melalui kegiatan Jumat Bersinar, sebagai bagian dari gerakan bersama membangun Kabupaten Gorontalo yang benar-benar Bersinar (Bersih dari Narkoba). (Beju)

kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
kpr subsidi gorontalo (970 x 250 piksel) (2)
previous arrow
next arrow