RELATIF.ID, KABUPATEN GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kinerja birokrasi, tetapi juga oleh ketahanan keluarga dan kualitas anak sebagai generasi penerus.
Dalam apel Korpri yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42, Selasa, (21/7/2026) di Halaman Kantor Bupati Gorontalo, Bupati Sofyan Puhi mengakatan bahwa, momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak hanya menjalankan tugas secara profesional, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam membangun keluarga yang harmonis, sehat, dan berkualitas.
“Keluarga adalah fondasi utama dalam membentuk karakter, moral, dan masa depan anak-anak. Karena itu, keberhasilan pembangunan harus dimulai dari keluarga yang kuat,” ujar Sofyan.
Dengan mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mendorong keterlibatan aktif keluarga dalam pengasuhan anak melalui berbagai program.
Adapun program yang diusung itu antara lain seperti Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), penguatan Posyandu dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR), hingga Gerakan Ayah Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah (GAMAS).
Pada kesempatan itu juga, Bupati mengajak seluruh ASN mendukung peringatan Hari Anak Nasional ke-42 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.”
Sebab, menurutnya, setiap anak berhak memperoleh perlindungan, pendidikan, dan ruang untuk berkembang sehingga mampu menjadi generasi unggul di masa depan.
“Saya mengajak seluruh ASN menjadi orang tua yang hadir, peduli, dan bertanggung jawab terhadap tumbuh kembang anak. Mari kita ciptakan lingkungan kerja yang ramah anak dan keluarga, sekaligus mendukung upaya penurunan stunting serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” katanya.
Sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan anak, Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya yang diraih secara berturut-turut sejak 2012 hingga 2025.
Untuk memperingati Hari Anak Nasional tahun ini, pemerintah daerah akan melaksanakan berbagai kegiatan, di antaranya pelantikan Pengurus Forum Anak Kabupaten Gorontalo periode 2026–2028, peluncuran Kartu Forum Anak Daerah, pemberian penghargaan kepada tokoh inspiratif, Forum Inspirasi Anak, Deklarasi Anak Hebat berisi 13 komitmen, peluncuran makanan bergizi tradisional Tiliaya, hingga kegiatan peningkatan kapasitas Forum Anak.
Di hadapan peserta apel, Bupati Sofyan juga kembali memastikan bahwa Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu tidak akan dirumahkan.
Sebab, Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah menyiapkan anggaran perpanjangan masa kerja mereka melalui APBD Perubahan 2026 dan mengakomodasinya dalam penyusunan APBD 2027.
Selain itu, seluruh ASN, PPPK penuh waktu, maupun PPPK paruh waktu dipastikan memperoleh perlindungan jaminan kesehatan melalui program BPJS Kesehatan.
Olehnya, Bupati mengajak seluruh ASN meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan mengedepankan integritas, disiplin, inovasi, dan kolaborasi dalam menjalankan tugas.
Ia juga mengimbau seluruh instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat Kabupaten Gorontalo untuk mengibarkan Bendera Merah Putih secara serentak mulai 1 hingga 31 Agustus 2026 dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Semoga keluarga kita senantiasa diberi kebahagiaan dan keberkahan, serta anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing,” pungkasnya. (Beju)



