RELATIF.ID, KABUPATEN GORONTALO – Ketua Umum DPC Srikandi Jaga Desa Kabupaten Gorontalo, Ny. Hj. Maryam Sofyan Puhi, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum untuk mengenang, memahami dan meneladani kepribadian serta akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Maryam mengatakan, Rasulullah SAW merupakan teladan terbaik bagi seluruh umat manusia. Keteladanan itu, kata dia, tercermin melalui kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian, persaudaraan dan tanggung jawab dalam membangun kehidupan yang harmonis.
Menurutnya, pada diri Rasulullah, terdapat suri teladan yang baik bagi orang-orang yang mengharapkan rahmat Allah dan mengingat-Nya.
“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian, yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat, dan dia banyak menyebut Allah,” ujar Maryam, mengutip Surah Al-Ahzab ayat 21.
Olehnya, mencintai Rasulullah SAW tidak cukup hanya dengan memperingati kelahirannya, tetapi harus diwujudkan melalui keteladanan dalam sikap, perkataan dan perbuatan.
Pesan itu disampaikan Maryam dalam rangkaian Pawai Kendaraan Hias Islami dan Lomba Fashion Islamic Carnaval, di kawasan Menara Pakaya Limboto, pada Kamis (3/9/2026).
Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keislaman, menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta mempererat silaturahmi dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda dan anak-anak, agar tidak hanya mengenal Nabi Muhammad SAW melalui sejarah, tetapi juga mampu meneladani sifat beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Maryam turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, panitia, peserta, masyarakat dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan itu terus dijaga dan dikembangkan, sehingga kegiatan keagamaan tidak hanya memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga mempererat persatuan, silaturahmi dan semangat gotong royong masyarakat Kabupaten Gorontalo. (Beju)



