RELATIF.ID, GORONTALO – Proses registrasi ulang peserta Peran Saka Nasional telah dibuka hari ini, Jumat, 31 Oktober, dan akan berlangsung hingga 2 November 2025.
Registrasi yang berlangsung selama tiga hari ini, bertempat di Aula Kasmat Lahay, Kantor Bupati, Kabupaten Gorontalo.
Kepala Bidang Administrasi Panitia Peran Saka Nasional 2025, Rica Zarima menjelaskan, bahwa setiap kontingen daerah dapat memilih jadwal kedatangan mereka selama periode tersebut.
“Per hari ini, kita mulai registrasi ulang dari tanggal 31 Oktober sampai 2 November. Teman-teman kontingen daerah bisa memilih datang di tanggal berapa,” ujar Rica.
Hingga Jumat sore, tercatat tiga kontingen telah tiba di Gorontalo dan sudah melakukan registrasi ulang.
Tiga kontingen itu ialah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Kwartir Daerah Riau.
“Riau sepuluh orang. Sementara Sulawesi Utara baru sebagian Kwartir Cabang, sisanya tiba pada 1 dan 2 November. Untuk Sulawesi Tengah ada dua Kwartir Cabang,” tambahnya.
Rica memperkirakan, kepadatan peserta akan terjadi pada besok, Sabtu, 1 November 2025.
“Karena rata-rata kontingen dari luar Sulawesi datang lewat jalur udara, jadi kami meramalkan besok aula Kasmat Lahay akan penuh dengan peserta dan para pinkon,” katanya.
Alur Proses Registrasi Melalui Lima Loket
Rica memaparkan, bahwa proses registrasi ulang dilakukan oleh pimpinan kontingen (pinkon).
“Untuk tahapannya, nanti registrasi ulang hanya pinkon,” ungkapnya.
Mereka akan melalui lima loket utama, masing-masing memiliki fungsi sebagai berikut:
1. Loket 1: Verifikasi data kontingen dan status administrasi.
2. Loket 2: Registrasi pembayaran dan pencocokan bukti transaksi.
3. Loket 3: Penerbitan surat izin mendirikan kemah oleh bidang aparat.
4. Loket 4: Pengumpulan SPPD dan surat tugas dari daerah.
5. Loket 5: Pengambilan atribut peserta seperti kaos, scarf, dan ID card.
Setelah itu, kata Rica, pihaknya akan membagikan undangan pembukaan serta menjelaskan penggunaan aplikasi Ayo Pramuka kepada peserta.
“Jadi untuk Peran Saka Nasional tahun ini, kita semua integrasinya melalui aplikasi ayo Pramuka,” pungkasnya. (Beju)



