RELATIF.ID, GORONTALO – Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, menegaskan bahwa gerakan pembagian 10 juta bendera merah putih bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan wujud nyata dari semangat kebangsaan dan cinta tanah air yang harus terus dipupuk dan dilestarikan.
“Bendera merah putih adalah simbol perjuangan, keberanian, dan pengorbanan para pahlawan kita. Melalui gerakan ini, kita ingin mengingatkan kembali kepada seluruh masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Nelson Pomalingo pada Kamis (01/08/2024).
Nelson menjelaskan bahwa di tengah dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang dihadapi saat ini, semangat kebangsaan harus menjadi pegangan dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia menekankan pentingnya pembagian bendera ini bagi generasi muda.
“Pembagian bendera ini juga memiliki makna mendalam bagi generasi muda kita. Mereka adalah penerus bangsa yang harus terus dibimbing dan diarahkan untuk mencintai dan menghargai identitas nasional,” jelasnya
Bupati Gorontalo menambahkan bahwa melalui gerakan ini, masyarakat diajarkan bahwa cinta tanah air bukan hanya sebatas kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Melalui bendera ini, kita mengajarkan kepada mereka bahwa cinta tanah air bukan hanya sebatas kata-kata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” tambahnya.
Mengakhiri pernyataannya, Nelson Pomalingo berharap gerakan ini dapat menjadi inspirasi untuk terus menjaga dan merawat Indonesia.
“Mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat bahwa setiap lembar bendera yang berkibar adalah hasil dari perjuangan panjang dan pengorbanan para pahlawan kita. Dengan semangat ini, kita dapat bersama-sama mewujudkan Indonesia yang lebih baik dan bersatu,” tukas Nelson Pomalingo.
(Beju)



