RELATIF.ID, POHUWATO – Bupati Pohuwato, Saipul A Mbuinga, akhirnya menyeriusi polemik tentang dugaan pelarangan masyarakat menjual emas hasil tambang di Kabupaten Pohuwato.
“Hari ini sudah banyak aspirasi yang masuk tentang kegaduhan terkait orang mengais rezeki lantas tidak bisa menjual hasil emasnya,” ujar Bupati saat diwawancarai awak media ini, Senin, (14/8/2023).
Kemudian dikatakan Saipul, polemik tersebut akan segera dicarikan solusi kepada pihak-pihak terkait. “Saya akan bicarakan sebentar,” tutup Bupati Pohuwato.
Sebelumnya, dugaan pelarangan masyarakat menjual hasil emas tambang di Kabupaten Pohuwato ini, telah mencuat melalui status di salah satu media sosial (Facebook). Sontak hal tersebut mendapat sorotan dari salah satu aktivis.
“Secara tegas, selaku anak cucu penambang, saya meminta hal ini dapat diseriusi oleh pemangku kebijakan, yakni pemerintah daerah dalam hal ini pak Bupati, dan juga DPRD Pohuwato. Sebab jika masalah ini berlarut-larut, saya yakin dan percaya akan memicu konflik dan berujung tidak stabilnya daerah Pohuwato,” tegas Nandi, seperti diberitakan sebelumnya oleh media ini.
Baca juga : Isu Jual Emas Hasil Tambang Pohuwato Dilarang, Nandi Rasyid Minta Pemda dan DPRD Jangan Tutup Mata
Meski begitu, awak media ini akan terus menelusuri ihwal pelarangan penjualan emas di Pohuwato.
Pewarta : Guslan Kaco.



