RELATIF.ID, GORONTALO – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Kabupaten Gorontalo mendapat apresiasi dari Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi.
Ia menyebut Musda Partai Golkar Kabupaten Gorontalo tahun ini, sebagai bukti kuat bahwa Golkar merupakan partai yang paling matang dalam menjalankan tradisi demokrasi internal.
Sofyan mengingatkan bahwa setiap Musda dilaksanakan lima tahun sekali, dan jika dihitung sejak awal berdirinya, maka Musda ke-XI ini sudah menjadi rangkaian panjang selama puluhan tahun.
“Kalau kita urut tahunnya, lima tahun per Musda, ini sudah ke-55 kalinya. Artinya Golkar ini adalah partai yang sudah sangat matang menjalani Musda ini,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).
Ia menegaskan bahwa dinamika internal Golkar selalu menarik dan penuh tantangan.
“Dinamika Golkar luar biasa. Jebakan-jebakan Batman sangat luar biasa di sini, sangat matang,” tambahnya setengah berseloroh namun penuh makna tentang kerasnya kontestasi di tubuh Golkar.
Pengalaman Pribadi Bupati: ‘Golkar Memberikan Saya Banyak Pelajaran Politik’
Sofyan menyampaikan bahwa kedekatannya dengan ritme politik Golkar sudah berlangsung sejak masa Orde Baru.
Menurutnya, pengalaman itu menjadi bekal berharga bagi dirinya dalam memimpin pemerintahan di Kabupaten Gorontalo.
“Kami mengikuti irama Golkar ini sejak Orde Baru. Itu pelajaran terbaik bagi saya, bagaimana menyikapi politik khususnya politik Partai Golkar,” ungkapnya.
Ia mengakui, banyak wawasan politik yang ia dapatkan dari interaksinya dengan kader-kader Golkar selama duduk di DPRD Provinsi Gorontalo.
“Sebagian politik saya, saya ambil dari Golkar,” kata Sofyan.
“Banyak pelajaran yang saya dapat dari teman-teman Golkar untuk memperkaya khazanah dalam membangun Kabupaten Gorontalo.”
Apresiasi untuk Hendra Hemeto yang Mengakhiri Dua Periode Kepemimpinan
Bupati juga memberi apresiasi khusus kepada Ketua DPD II Golkar, Hendra Hemeto, yang kini sudah mengakhiri masa jabatan setelah dua periode memimpin.
“Pak Hendra telah memberikan nuansa politik tersendiri di Kabupaten Gorontalo. Telah mewarnai proses pembangunan di Kabupaten Gorontalo,” ujar Sofyan.
Ia berharap, apa yang belum tuntas di masa Hendra dapat dilanjutkan oleh ketua terpilih berikutnya.
Musda sebagai Penyaluran Aspirasi untuk Masa Depan Golkar
Menurut Sofyan, Musda XI ini bukan hanya forum pemilihan ketua, tetapi momentum penting untuk mengarahkan masa depan Golkar di Kabupaten Gorontalo.
“Aspirasi pemegang suara di kecamatan pasti semuanya akan mengarah bagaimana membangun Golkar ke depan untuk lebih baik lagi,” tegasnya.
Ia percaya bahwa Golkar tetap akan menjadi kekuatan politik penting yang berkontribusi pada pembangunan di daerah.
Kolaborasi Politik: Pemerintah Daerah Tak Bisa Berdiri Sendiri
Dalam penyampaiannya itu, Sofyan menegaskan bahwa keberhasilan pemerintah daerah tak terlepas dari peran partai politik.
“Saya dan Pak Tonny menyadari bahwa kami tidak mungkin bekerja tanpa peran partai politik,” ujarnya.
Ia mengatakan pentingnya kolaborasi antara eksekutif dengan Golkar dan partai-partai lainnya demi memperkuat demokrasi di Kabupaten Gorontalo
Sofyan juga meminta kritik dan pendapat jika pemerintah menyimpang dari harapan publik.
Semangat Bersatu Membangun Daerah
Bupati Sofyan menutup sambutannya dengan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta Musda dan harapan, agar momentum ini memperkuat komitmen bersama membangun Kabupaten Gorontalo.
“Terima kasih Musda ke sebelas kali ini. Terima kasih Partai Golkar. Insyaallah dengan semangat mopoolamahu liput, kita bangun Kabupaten Gorontalo yang kita cintai,” pungkasnya. (Beju)



