RELATIF.ID, GORONTALO – Suasana religius terasa kuat di Desa Tilote, Kecamatan Tilango, saat masyarakat berkumpul memperingati tradisi Doa Malam Qunut yang telah diwariskan secara turun-temurun setiap pertengahan bulan suci Ramadhan.
Momentum yang berlangsung pada malam ke-16 Ramadhan itu turut dihadiri Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo, Kamis malam (05/03/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sofyan Puhi memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Tilote yang dinilai konsisten menjaga tradisi leluhur yang sarat nilai religius tersebut.
Menurutnya, perayaan Malam Qunut merupakan warisan budaya spiritual yang memiliki kekhasan tersendiri dan menjadi identitas masyarakat Gorontalo.
“Malam Qunut ini hanya ada di daerah Provinsi Gorontalo, tidak ada di tempat lain. Saya sangat bangga melihat masyarakat di sini tetap teguh menjaga warisan leluhur tersebut,” ujar Sofyan Puhi.
Tradisi Malam Qunut sendiri dilaksanakan tepat saat memasuki malam ke-16 Ramadhan sebagai penanda bahwa bulan suci telah melewati separuh perjalanannya. Masyarakat berkumpul untuk melaksanakan doa bersama sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Selain bernuansa ibadah, tradisi ini juga diramaikan dengan aktivitas pasar rakyat yang menjajakan berbagai penganan khas seperti kacang dan pisang, yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan tersebut.
Kehadiran Bupati bersama Ketua TP-PKK di tengah masyarakat Tilote diharapkan dapat memberi motivasi bagi generasi muda untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi lokal.
Bupati Sofyan Puhi menegaskan, di tengah arus modernisasi saat ini, menjaga nilai religius dan adat istiadat merupakan fondasi penting dalam membangun karakter masyarakat Kabupaten Gorontalo yang religius dan berbudaya. (Beju)



