RELATIF.ID, Jakarta – Setelah menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HMNI di Jakarta, pada Selasa (24/6/2026).
Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) Provinsi Gorontalo dipimpin Ramli Hasan Mapo langsung melakukan langkah proaktif dengan melakukan audiensi dan koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, 26 Juni 2026, di Jln. Medan merdeka timur no. 16 gambir jakpus. Lantai 12. Gedung mina bahari 2 kemntrian kelautan dan perikanan.
Langkah ini merupakan sebagai bagian dari upaya jemput bola untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat nelayan di Gorontalo.
Dalam pertemuan itu, Ketua DPD HMNI Provinsi Gorontalo, Ramli Hasan Mapo, berdiskusi langsung dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap sekaligus Ketua Tim Satgas Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, Dr. Ir. Ridwan Mulyana, MT, mengenai percepatan implementasi Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Provinsi Gorontalo.
Ramli menyampaikan bahwa pihaknya siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal berbagai program pemberdayaan nelayan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, penguatan ekonomi biru, serta pengembangan sumber daya manusia di sektor kelautan dan perikanan.
“Kehadiran HMNI di KKP merupakan bentuk komitmen untuk menjemput peluang pembangunan bagi daerah. Kami ingin memastikan masyarakat nelayan Gorontalo memperoleh manfaat maksimal dari program nasional Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Ir. Ridwan Mulyana menegaskan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program prioritas pemerintah yang bertujuan menciptakan kawasan nelayan yang modern, mandiri, produktif, dan berkelanjutan melalui pendekatan ekonomi.
“Program ini terus didorong agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan memperkuat sektor perikanan nasional,” tandas Ridwan. (Beju)



